Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inhealth Enggan Alokasikan Investasi ke Saham dan Reksa Dana, Ini Alasannya

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia belum berencana mengembalikan porsi investasi dari deposito ke bentuk saham dan reksa dana kendati pasar modal menunjukkan perbaikan dalam sepekan terakhir.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 13 Oktober 2015  |  14:18 WIB
Inhealth Enggan Alokasikan Investasi ke Saham dan Reksa Dana, Ini Alasannya
Inhealth Indonesia belum berencana menempatkan investasi ke saham dan reksa dana - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia belum berencana mengembalikan porsi investasi dari deposito ke bentuk saham dan reksa dana kendati pasar modal menunjukkan perbaikan dalam sepekan terakhir.

Iwan Pasila, Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia mengatakan pihaknya menyesuaikan strategi investasi perseroan dengan karakteristik liabilitas nasabah yang memiliki pertanggungan dengan jangka waktu pendek.

“Kami menginginkan hasil investasi yang positif dan stabil, karena pertanggungan kami kan rata-rata setahun. Jadi sampai akhir tahun kami porsi investasi masih sama seperti ini,” katanya, (13/10/2015).

Iwan mengatakan switching porsi ke saham tidak menjadi prioritas perusahaannya saat ini untuk tetap mendapatkan hasil investasi yang stabil dari instrument lainnya, yakni deposito dan obligasi.

Saat ini, Iwan mengatakan mayoritas investasi perusahaan diletakkan dalam keranjang investasi deposito dan obligasi. Adapun, 95% bisnis perusahaan saat ini merupakan asuransi kesehatan sedangkan 5% sisanya merupakan asuransi jiwa kredit.

Meski demikian, Iwan mengatakan pihaknya melakukan switching porsi investasi saham dan reksa dana yang sebelumnya mencapai 10% dari total dana kelolaan Rp1,6 triliun pada Juni 2015 menjadi 5-6% saja sampai September 2015 untuk tetap menjaga target investasi.

“Namun kami tidak berencana switching lagi, deposito masih tetap besar karena kami perlu menjaga likuiditas,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inhealth
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top