Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Melambat, Laba Adira Insurance Masih Tumbuh 5%

PT Asuransi Adira Dinamika menyatakan masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 5% di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 23 November 2015  |  15:53 WIB
Ekonomi Melambat, Laba Adira Insurance Masih Tumbuh 5%
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Adira Dinamika menyatakan masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 5% di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari keterangan resmi yang diterimaSenin (23/11/2015), PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) hingga Oktober 2015 berhasil membukukan laba bersih periode berjalan (nett profit after tax) senilai Rp337 miliar.

Realisasi itu meningkat 5,31% dari laba bersih periode yang sama pada 2014, yaitu sekitar Rp320 miliar.

Perolehan itu sejalan dengan perolehan premi Adira Insurance yang mencapai Rp1,79 triliun pada Oktober 2015.

Tanny Megah Lestari, Business Support Division Head PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), mengatakan dengan dukungan 53 outlet di seluruh Indonesia, saat ini pihaknya telah mengelola lebih dari 9,5 juta polis aktif.

“Dengan semakin meningkatnya jumlah polis aktif tersebut, kami terus berusaha untuk memperluas jangkauan distribusi produk dan pelayanan yang diberikan oleh Adira Insurance kepada para pelanggan,” ujarnya.

Peningkatan laba itu juga berbanding lurus dengan hasil investasi yang hingga akhir Oktober 2015 mencapai Rp243 miliar dan total aset mencapai Rp4,75 triliun.

Adapun, total equity pada periode yang sama yang dimiliki Adira Insurance mencapai sekitar Rp 1,47 tiriliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi umum adira insurance
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top