Bank DBS Sambut Positif Anjuran Penurunan NIM

Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana memberikan stimulus kepada perbankan yang mampu menekan marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) disambut positif.
Abdul Rahman | 02 Maret 2016 21:21 WIB
Nasabah tengah antre ATM DBS Bank - Bloomberg.com

Bisnis.com, JAKARTA--Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana memberikan stimulus kepada perbankan yang mampu menekan marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) disambut positif.

Direktur Small and Medium Enterprise PT Bank DBS Indonesia Steffano Ridwan mengatakan rencana OJK tersebut akan membawa dampak positif bagi bank, utamanya bank di BUKU III. Pasalnya hal tersebut akan memacu bank untuk lebih meningkatkan efisiensinya.

Menurutnya, diantara semua kelompok, BUKU III yang paling siap bila menilik rasio NIM masing-masing.

"Kalau dilihat-lihat, kami di BUKU III tidak terlalu bermasalah karena NIM kami memang ada dikisaran 4%. Beda dengan bank di BUKU IV yang NIM-nya bisa sampai 8%. NIM DBSI tahun lalu sekitar 4,5%," ujar pria yang akrab disapa Steff ini di Jakarta, Selasa (2/3/2016).

Mengenai insentif yang dijanjikan OJK bagi bank yang mampu menekan NIM-nya hingga dibawah 4%, Steff mengatakan pihaknya tengah mengkaji hal tersebut. Namun menurutnya insentif di tiap bank tentu akan berbeda-beda sesuai kebutuhan bank.

"Tergantung ya. Ada yang minta kemudahan buka cabang, kemudahan produk baru dan lain-lain. Kalau kami masih kaji mana insentif yang paling cocok dan bermanfaat untuk kami," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank dbs

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top