Ditopang Pengembangan Produk, Premi Baru Wanaartha Life Tumbuh 58%

Bisnis.com, JAKARTA Perolehan premi bisnis baru PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) hingga kuartal I/2017 tumbuh 58% menjadi Rp1,8 triliun.
Fitri Sartina Dewi | 19 Juni 2017 17:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Perolehan premi bisnis baru PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) hingga kuartal I/2017 tumbuh 58% menjadi Rp1,8 triliun.

President Director Wanaartha Life Yanes Y. Matulatuwa mengatakan pertumbuhan premi bisnis baru yang signifikan didorong oleh upaya pengembangan produk, serta peningkatan kemitraan untuk saluran distribusi pemasaran.

“Premi bisnis baru kami memang meningkat signifikan. Bahkan, dari total premi yang mencapai sekitar Rp1,9 triliun, kontribusi dari premi bisnis baru mencapai Rp1,8 triliun,” kata Yanes kepada Bisnis, Senin (19/6/2017).

Untuk memacu pendapatan peremi, dia mengungkapkan hingga akhir 2017, perushaaan berencana menambah jumlah tenaga pemasar dari saluran keagenan (agency). Sampai dengan Mei 2017, jumlah agen asuransi dibawah naungan Wanaartha Life telah mencapai 3.650 agen.

“Sampai dengan akhir 2017, kami menargetkan jumlah agen bisa meningkat menjadi 5.000 agen, karena saluran agency masih menjadi kontributor utama terhadap pendapatan premi perusahaan,” ujarnya.

Menurutnya, saluran keagenan berkontribusi sebesar 90% dari total pendapatan premi perseroan, sedangkan 10% sisanya berasal dari saluran employee benefit, bancassurance, dan saluran distribusi alternatif lainnya.

Sepanjang 2017, Wanaartha Life menargetkan bisa mengumpulkan premi Rp6 triliun, atau tumbuh 15% jika dibandingkan capaian tahun lalu. Untuk mencapai target pertumbuhan, perusahaan juga berencana mengembangkan pemasaran melalui saluran bancassurance dengan menambah mitra baru dari perbankan.

Pada tahun ini, dia menyatakan perusahaan menargetkan bisa menggandeng 3 mitra bank untuk memasarkan produk asuransi jiwa melalui saluran bancassurance. Menurutnya, kerjasama dengan perbankan akan difokuskan kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Disisi lain Yanes menyatakan pada tahun ini pihaknya tidak akan fokus kepada peluncuran produk baru untuk menggenjot pertumbuhan premi. Menurutnya, perusahaan akan lebih fokus untuk melakukan inovasi dengan memodifikasi produk yang sudah ada menjadi sebuah produk yang memiliki manfaat lebih lengkap dan sesuai kebutuhan para nasabah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi jiwa adisarana wanaartha

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top