Relokasi Kantor, Bank DKI Implementasikan Penataan Kantor Layanan

PT Bank Pembangunan Daerah DKI atau Bank DKI meningkatkan efektivitas jaringan kantornya lewat strategi relokasi jaringan ke lokasi yang lebih strategis.
Ropesta Sitorus | 20 November 2017 16:55 WIB
Aktivitas di salah satu cabang Bank DKI - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA- PT Bank Pembangunan Daerah DKI atau Bank DKI meningkatkan efektivitas jaringan kantornya lewat strategi relokasi jaringan ke lokasi yang lebih strategis.

Salah satu yang direlokasi yakni kantor cabang pembantu syariah yang sebelumnya terletak di Jalan Alternatif Cibubur akhirnya dipindahkan ke Jalan Raya Transyogi Cikeas, Bogor.

“Relokasi kantor tersebut merupakan salah satu upaya Bank DKI dalam memberikan layanan terbaik serta peningkatan efektivitas jaringan kantor dan layanan kepada masyarakat,” kata Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo dalam keterangan tertulis, Senin (20/11/2017).

Per September 2017, jaringan kantor layanan syariah Bank DKI tercatat mencapai 20 kantor yang terdiri dari  3 Kantor Cabang, 12 Kantor Cabang Pembantu, serta 3 Kantor Kas yang tersebar di Jadetabek dan Bandung.

Selain lewat jaringan fisik, Bank DKI juga terus meningkatkan jangkauan pemasaran produk dan layanan perbankan syariah melalui office channeling di seluruh kantor layanan konvensional.

“Upaya peningkatan layanan terus dilakukan Bank DKI dalam menikmati fasilitas layanan yang disediakan oleh layanan perbankan konvensional seperti ATM Bank DKI yang saat ini berjumlah 780 unit” ujar Antonius Widodo.

Nasabah Bank DKI, lanjut Antonius Widodo juga dapat menggunakan aplikasi layanan keuangan JakOne Mobile. Melalui aplikasi tersebut, berbagai transaksi dapat dilakukan seperti pembayaran biller Telkom PSTN dan tagihan air, pembayaran tiket maskapai penerbangan, pembayaran TV berlangganan dan pembayaran tagihan pulsa prabayar dan pascabayar melalui smartphone.

Ke depannya, Bank DKI akan terus memasarkan produk DPK dan pembiayaan dalam memenuhi kebutuhan nasabahnya.

Untuk produk tabungan, Tabungan Simpeda iB Bank DKI kini telah dilengkapi dengan fasilitas Mobile Banking, serta terdapat produk Taharoh Valas iB untuk memenuhi kebutuhan calon jemaah Haji dalam rangka pelunasan biaya ibadah Haji.

Sedangkan pada produk pembiayaan, terdiri dari Multijasa iB, KPR iB, Pembiayaan Mikro iB, dan produk Gadai Emas iB yang ditujukan bagi pengusaha mikro, bisa dicicil dengan ujroh yang kompetitif.

Saat ini, Bank DKI sedang mengembangkan produk KPR Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) dan produk PRK untuk pembiayaan ritel produktif. Tahun 2017, Bank DKI meraih penghargaan sebagai Unit Usaha Syariah terbaik kategori Unit Usaha Syariah Aset Lebih Dari Rp1 Triliun - Rp5 Triliun versi majalah Investor.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank dki

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top