OKTOBER 2017: BPJS TK Sumbar Riau Bayar Jaminan Rp1,2 Triliun

BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbarriau mengklaim telah membayarkan jaminan hingga Rp1,2 triliun untuk 128.985 peserta di tiga provinsi di wilayahnya yakni Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Heri Faisal | 23 November 2017 17:43 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BATAM — BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbarriau mengklaim telah membayarkan jaminan hingga Rp1,2 triliun untuk 128.985 peserta di tiga provinsi di wilayahnya yakni Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

“Totalnya sudah Rp1,2 triliun. Paling banyak adalah untuk program Jaminan Hari Tua yang totalnya 113.550 kasus, dengan sebanyak 86.139 tenaga kerja melakukan pengajuan klaim JHT karena mengundurkan diri dari pekerjaannya,” kata Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau Budiono di Batam, Rabu (22/11/2017).

Dia mengatakan sejak bertransformasi dari Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sejak 2014, pihaknya melayani empat program unggulan. Yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Budiono menuturkan komitmen lembaganya untuk terus memberikan layanan terbaik kepada tenaga kerja, sehingga memiliki jaminan hidup yang baik di hari tua.

Menurutnya, saat ini, layanan BPJS Ketenagakerjaan juga difokuskan untuk menyentuh nonformal atau pekerja yang tidak menerima upah.

“Jadi kami tidak hanya mengakomodir dari pekerja formal saja. Justru sekarang menyasar pekerja non formal,” katanya.  

Dia menyebutkan hingga Oktober tahun ini sudah melayani 1,98 juta tenaga kerja aktif, dengan rincian sebanyak 787.638 tenaga kerja aktif penerima upah atau pekerja formal, dan 92.551 orang pekerja bukan penerima upah atau informal.

Selain itu, juga untuk tenaga kerja aktif proyek jasa konstruksi yang jumlahnya mencapai 1,10 juta tenaga kerja.

Budiono mendorong perusahaan untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program – program di BPJS Ketenagakerjaan, serta juga merangkul tenaga kerja non formal. Sehingga perlindungan social ketenagakerjaan memang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan di tiap provinsi untuk melakukan pengawasan ke perusahaan-perusahaan, supaya memperluas cakupan kepesertaan BPJS,” katanya.

Dalam pelayanan, pihaknya, sudah bekerjasama dengan 459 fasilitas kesehatan trauma center dengan rincian 89 rumah sakit, 363 klinik dan puskesmas, serta 7 balai latihan kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs ketenagakerjaan

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top