AAJI: Kinerja Kuartal III/2017 Asuransi Jiwa Masih Positif

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan peningkatan premi bisnis baru dan lanjutan masih menjadi penopang kinerja industri asuransi jiwa sepanjang kuartal III/2017.
Oktaviano DB Hana | 16 Desember 2017 09:53 WIB
/go2guys.co.nz

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan peningkatan premi bisnis baru dan lanjutan masih menjadi penopang kinerja industri asuransi jiwa sepanjang kuartal III/2017.

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, AAJI pada periode tersebut menunjukkan total pendapatan industri mencapai Rp177,42 triliun atau bertumbuh sekitar 11,8% (year-on-year/yoy). Pendapatan premi masih merupakan kontributor utama atas total pendapatan industri asuransi jiwa, yakni sebesar 78,5%.

Total pendapatan premi bertumbuh sekitar 20,0% (yoy) menjadi Rp139,27 triliun. Bila dirincikan, maka total premi bisnis baru bertumbuh 21,2% (yoy) menjadi 84,16 triliun dan total premi lanjutan mencapai Rp55,11 triliun atau naik 18,2% (yoy).

Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menjelaskan secara keseluruhan total pendapatan industri asuransi jiwa pada kuartal ketiga tahun ini mengalami peningkatan yang cukup baik.

“Industri asuransi jiwa terus bertumbuh dan memiliki peran yang signifikan dalam mendukung terjadinya proses pembangunan nasional,” ungkapnya kepada Bisnis, Jumat (15/12/2017) malam.

Pada periode yang sama, total aset industri asuransi jiwa mencapai Rp515,65 triliun atau bertumbuh 17,9% (yoy). Di sisi lain, total investasi industri ini bertumbuh 18,5% (yoy) atau senilai Rp457,64 triliun.

“Kenaikan jumlah investasi menjadi kontributor utama dari kenaikan total aset,” ungkapnya.

Tag : aaji, asuransi jiwa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top