Bank Panin Emisi Obligasi Rp1,4 Triliun, Kupon Ditawarkan 8%-9,5%

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank Pan Indonesia Tbk. menyatakan akan melakukan penawaran obligasi sebesar Rp1,4 triliun pada akhir Juni 2018 untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana ekspansi bisnis.
Ropesta Sitorus | 21 Juni 2018 17:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pan Indonesia Tbk. menyatakan akan melakukan penawaran obligasi sebesar Rp1,4 triliun pada akhir Juni 2018 untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana ekspansi bisnis.

Penerbitan surat utang tersebut terdiri dari dua bagian yakni Obligasi Berkelanjutan III Bank Panin Tahap I tahun 2018 dengan jumlah pokok Rp100 miliar, serta Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank Panin Tahap I Tahun 2018 dengan jumlah pokok sebesar Rp1,302 triliun.

Obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan (PUB) III Bank Panin dengan target dana Rp10 triliun. Sedangkan obligasi subordinasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum obligasi subdordinasi berkelanjutan III dengan target dana sebesar Rp6 triliun.

Menurut prospektus yang disampaikan Bank Panin ke Bursa Efek Indonesia pada Kamis (21/6/2018), disebutkan bahwa surat utang tersebut akan ditawarkan dengan tenor 5 tahun dan tingkat bunga tetap sebesar 8,0%.

Adapun untuk obligasi subordinasi akan ditawarkan dengan tenor 7 tahun dan tingkat bunga tetap sebesar 9,5%.

Masa penawaran umum diperkirakan pada 22 – 28 Juni 2018. Setelah proses penjatahan, pengembalian uang pemesanan, distribusi obligasi, surat utang akan dicatatkan di BEI pada 4 Juli 2018.

Dana yang diperoleh dari PUB obligasi sebesar Rp100 miliar kali ini akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha, terutama dalam pemberian kredit.

"Sementara itu, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi subordinasi sebesar Rp1,3 triliun akan dimanafaatkan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan aset produktif," demikian dikatakan dalam keterbukaan informasi ke BEI seperti dikutip Bisnis, Kamis (21/6/2018).

Obligasi subordinasi ini akan diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) serta peningkatan komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.  

Perusahaan sekuritas yang menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi kali ini yakni PT Bahana Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Evergreen Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Tag : Obligasi, bank panin
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top