Uang Rp30 Miliar yang Ikut Tenggelam di Selayar untuk Bayar Gaji PNS

Uang sebanyak Rp30 miliar milik PT Bank Sulselbar turut menjadi korban hanyut dalam musibah kapal tenggelam KM Lestari Maju di Perairan Selayar, Selasa (3/7/2018).
Puput Ady Sukarno | 03 Juli 2018 18:34 WIB
Suasana saat kapal feri bernama KM Lestari Maju tenggelam, di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa siang (3/7/2018). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -  Uang sebanyak Rp30 miliar milik PT Bank Sulselbar turut menjadi korban hanyut dalam musibah kapal tenggelam KM Lestari Maju di Perairan Selayar, Selasa (3/7/2018).

Informasi tersebut dibenarkan oleh Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Sulselbar Rosmala Arifin, saat dikonfirmasi Bisnis. Namun demikian pihaknya memastikan bahwa peristiwa tersebut tetap tidak akan mengganggu pelayanan Bank Pembangunan Daerah (BPD) kebanggan warga Sulselbar tersebut.

Menurutnya, dana sebesar Rp30 miliar itu akan dikirim ke Selayar untuk membayar gaji aparatur sipil negara (ASN) di sana. "Iya, humas saya sedang mempersiapkan untuk konferensi pers. Yang pasti tidak akan mengurangi pelayanan bank kepada ASN," ujarnya, Selasa (3/7/2018).

Rosmala menegaskan bahwa meskipun dana itu ikut menjadi korban tenggelamnya KM Lestari Maju. Namun masyarakat diharapkan tidak khawatir, karena hal itu sudah di tanggung oleh pihak asuransi. "Masalah dana itu sudah menjadi tanggung jawab pihak asuransi," ujarnya.

Pihaknya menerangkan bahwa pengiriman uang tersebut sebenarnya sudah menjadi aktivitas rutin perseroan. Namun naas kali ini kapal yang ditumpangi untuk mengirim dana tersebut terkena musibah.

"Ini sebenarnya kegiatan rutin jika dana tunai kurang di Selayar, karena di sana cuma ada dua bank. Yang pasti perseroan menjamin pelayanan tetap berjalan baik karena dana juga sudah ditanggung asuransi," tegasnya.

Sebelumnya diketahui bahwa, KM Lestari Maju diketahui tenggelam di perairan Selayar Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pukul 14.30 WITA.

Kapal KM. Lestari Maju sedang berlayar menuju Kab. Selayar dan di perkirakan terjadi kebocoran di lambung kiri kapal sehingga tenggelam.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala BNPB mengatakan, saat Basarnas Kab. Bulukumba sedang menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan BPBD membantu penanganan dan melakukan pendataan.

Sementara itu, korban jiwa dan kerugian material sedang dilakukan pendataan lebih lengkap. Pasalnya selain sejumlah penumpang, pada kapal tersebut juga mengangkut sejumlah kendaraan bermotor dan bahkan belakangan diketahui juga mengangkut uang puluhan miliar.

Tag : kapal tenggelam
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top