Juli 2018, Ini Pencapaian Kinerja Finansial Taspen

PT Taspen (Persero) mencatat pertumbuhan posisi keuangan yang cukup kuat dalam laporan keuangan per 31 Juli 2018.
Mutiara Nabila | 31 Agustus 2018 21:24 WIB
Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro (kanan) berbicara dengan pers di sela-sela Rakernas BUMN tersebut di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (31/8/2018). Dia didampingi Bupati Berau Muharram (tengah) dan Sekda Provinsi Kaltim Meiliana. - Istimewa/PT Taspen

Bisnis.com, JAKARTA – PT Taspen (Persero) mencatat pertumbuhan posisi keuangan yang cukup kuat dalam laporan keuangan per 31 Juli 2018.

Dalam laporan tersebut tercatat capaian total aset PT Taspen sampai dengan akhir Juli 2018 mencapai Rp230,77 triliun, atau naik 6,19% dengan capaian 91,20% dari target RKAP 2018.

Selain itu, terungkap dalam Rakernas Taspen pada Jumat (31/8/2018) di Balikpapan, Kalimantan Timur, hasil usahanya mencapai Rp288,50 miliar, dengan pencapaian 41,58% dari target yang ditetapkan pada RKAP  2018.

Pencapaian itu juga ditopang dengan hasil investasi sampai dengan akhir Juli 2018 sebesar Rp4,15 triliun, dengan pencapaian 46,48% dari target yang ditetapkan pada RKAP 2018.

PT Taspen atau Tabungan dan Asuransi Pensiun adalah BUMN di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun pegawai negeri sipil (PNS). Taspen adalah singkatan dari dana tabungan dan asuransi pegawai negeri.

Dody Susanto, Sekretaris Perusahaan Taspen, dalam laporan resmi yang diterima Bisnis pada Jumat (31/8/2018), menyebutkan BUMN itu juga berhasil meraih sertifikasi ISO versi terbaru dari Tuv Nord Indonesia, yaitu ISO 9001:2015 dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu untuk Proses Bisnis Inti Perusahaan, yaitu “Layanan Klim THT dan Pensiun dengan Dukungan Data yang Akurat pada Kantor Cabang PT Taspen (Persero)”.

Selanjutnya, pada awal 2018, Taspen mendapatkan penghargaan Best Partnership Program and Community Development in Insurance and Financial Services Category dan Innovative Company in Pension Insurance Sector dari Warta Ekonomi.

Taspen tengah mebgembanhkan serangkaian inovasi di antaranya transformasi digitalisasi dengan Taspen Smart Card.

Transformasi tersebut dimaksudkan sebagai otentikasi untuk pembuktian yang lebih valid terhadap penerima pensiun dengan memanfaatkan metode biometrik berupa sidik jari, face recognition, dan voice recognition.

Manfaat yang didapatkan dari program ini salah satunya adalah memberikan kemudahan proses verifikasi kebenaran penerima pensiun (otentikasi) melalui telepon genggam, serta kemudahan, keamanan dan kenyamanan pada saat pengambilan uang pensiun.

"Ke depannya Taspen Smart Card dapat digunakan sebagai kartu loyalty program karena dapat difungsikan sebagai alat pembayaran dan kartu diskon," papar Dody.

Selain Smart Card, Taspen juga telah melakukan digitalisasi layanan untuk mempermudah peserta dalam mendapatkan haknya, sehingga pelayanan diberikan tidak hanya dengan menerapkan layanan tatap muka, tetapi juga melalui bantuan teknologi yang dapat diakses oleh peserta dimanapun mereka berada dengan bantuan gadget yang dimilikinya.

Terobosan layanan Taspen lainnya ada layanan 1 jam (One Hour Service), Layanan Klaim Otomatis, Layanan Kunjungan Nasabah, Taspen Prioritas, Taspen Mobile, dan Notifikasi SMS.

Tag : taspen
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top