Pendapatan Premi Taspen Life Tumbuh Tipis pada Kuartal III/2018

PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) membukukan pendapatan premi senilai Rp369 miliar hingga kuartal III/2018, meningkat tipis 0,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp367 miliar.
Dika Irawan | 17 November 2018 06:32 WIB
Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Maryoso Sumaryono (kedua kanan) berbincang Direktur Ida bagus Nugraha (dari kiri), Direktur Arijanti Erfin dan Direktur Indra, seusai RUPS di Jakarta, Selasa (20/2/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) membukukan pendapatan premi senilai Rp369 miliar hingga kuartal III/2018, meningkat tipis 0,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp367 miliar.

Capaian pendapatan premi ini baru mencakup 54% dari target pendapatan premi tahun ini yang dipatok senilai Rp681 miliar. Target tersebut bertumbuh sebesar 29% dibandingkan realisasi pendapatan premi pada 2017 yang sebesar Rp494,53 miliar.

Direktur Utama Taspen Life Maryoso mengatakan kenaikan tipis itu karena premi produk baru atau new business belum mencapai target. Menurutnya, sebagian besar pendapatan premi Taspen Life berasal dari employee benefit (program kesehjateraan karyawan).

"[Pertambahan premi] New business dari produk-produk employee benefit membutuhkan waktu yang cukup lama," terang Maryoso kepada Bisnis, Jumat (16/11/2018).

Namun, perseroan optimistis pendapatan premi hingga akhir tahun akan memenuhi target yang telah ditetapkan.

Pada tahun lalu, perseroan berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp494,53 miliar, atau tumbuh 27,14% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp388,96 miliar.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per kuartal III/2018, pendapatan premi industri asuransi jiwa meningkat 7,05% dari Rp131,85 triliun menjadi Rp141,14 triliun.
 

Tag : asuransi jiwa, Taspen Life
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top