Muamalat Jaring Nasabah Potensial di Kawasan Timur Indonesia

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. melanjutkan kampanye #AyoHijrah di Kota Makassar sebagai bagian dari langkah menjaring nasabah potensial di kawasan timur Indonesia. 
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 22 November 2018  |  22:55 WIB
Muamalat Jaring Nasabah Potensial di Kawasan Timur Indonesia
Aktivitas di Bank Muamalat - Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. melanjutkan kampanye #AyoHijrah di Kota Makassar sebagai bagian dari langkah menjaring nasabah potensial di kawasan timur Indonesia. 

Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan pelaksanaan kampanye #AyoHijrah di Makassar dilandasi atas laju pertumbuhan ekonomi kota tersebut yang pesat serta memiliki potensi pengembangan ekonomi syariah yang cukup besar.

“Makassar bisa dikatakan sebagai pintu gerbang di kawasan timur Indonesia. Dengan menggelar kampanye #AyoHijrah di kota ini kami ingin lebih banyak lagi masyarakat yang berhijrah khususnya dalam layanan keuangan,” katanya di Makassar, Kamis (22/11/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat di Makassar, diantaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel AG KH Sanusi Baco dan CEO Kalla Automotive Hariadi Kaimuddin. 

Di hadapan nasabah, Bank Muamalat memperkenalkan nama baru untuk produk dengan menggunakan kata “Hijrah”. Contohnya adalah Tabungan iB Hijrah, Tabungan iB Hijrah Prima dan Deposito iB Hijrah.

Salah satu potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Sulsel adalah layanan haji dan umrah. Hal ini mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam dan animo untuk pergi haji cukup tinggi. 

Sebagai gambaran, berdasarkan data Kementerian Agama, Sulsel menempati urutan ketujuh untuk kuota haji reguler di tahun 2018 sebanyak 7.247 orang. 

Kampanye #AyoHijrah pertama kali diluncurkan pada 8 Oktober 2018 di Jakarta. Permana mengatakan pihaknya berharap kehidupan masyarakat dapat lebih berkah karena menggunakan layanan keuangan yang sesuai dengan syariat. 

“Konsep berhijrah itu simpel dan bisa dimulai dari hal-hal yang kecil. Kalau berbicara mengenai layanan perbankan dapat dimulai dari membuka tabungan di bank syariah. Dan bagi yang sudah punya sebaiknya melengkapi dengan produk keuangan syariah yang lain,” imbuhnya.

Selain itu, sebagai bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat ingin berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui gerakan ini. Saat ini Bank Muamalat berkontribusi terhadap 15% pangsa pasar bank syariah secara nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank muamalat

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top