Ini Rencana Bisnis Danamon-BNP Setelah Merger

PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (Bank BNP) anggota dari Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG) telah mempublikasikan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha (RRPU) hari ini.
Ropesta Sitorus | 22 Januari 2019 12:23 WIB
Petugas melayani nasabah yang melakukan transaksi perbankan di Kantor Pusat PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. (Bank BNP) di Bandung, Jawa Barat, Senin (8/1). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (Bank BNP) anggota dari Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG) telah mempublikasikan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha (RRPU) hari ini.

Atria Rai, Head of Corporate Communications Bank Danamon, menjelaskan RRPU tersebut mencakup penjelasan terkait penggabungan usaha, termasuk penjelasan bahwa Bank Danamon menjadi bank yang menerima penggabungan. 

Rancangan penggabungan usaha tersebut, kata Atria, menunggu persetujuan dari pihak otoritas yang berwenang, pemegang saham kedua bank, serta kelengkapan persyaratan formal lainnya yang dibutuhkan dalam transaksi sejenis. 

"MUFG adalah salah satu grup keuangan terbesar di dunia. Manajemen yakin bahwa investasi MUFG di Bank Danamon akan memberikan nilai tambah bagi seluruh nasabah dan franchise Danamon, serta mendukung Bank Danamon untuk terus bertumbuh menjadi bank terkemuka di Indonesia," demikian disampaikan dalam keterangan resmi, Selasa (22/1/2019).

Dia menuturkan Bank Danamon akan dapat mengakses kekuatan, keahlian dan jaringan MUFG untuk memfasilitasi pertumbuhan Bank Danamon dalam mewujudkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. 

Area kolaborasi dan sinergi tersebut meliputi pembiayaan untuk rantai pasok otomotif, perbankan ritel, inovasi digital dan kemampuan manajemen risiko. 

"Semua ini akan dilaksanakan melalui alih pengetahuan dan teknologi dari MUFG dan mitra usahanya di Asia kepada seluruh karyawan Bank Danamon. Kolaborasi dan sinergi dengan MUFG akan secara positif berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia."

Lebih lanjut, Atria menyampaikan Bank Danamon akan tetap berkomitmen menjalankan strategi perusahaan, serta melaksanakan kegiatan operasional seperti biasa. Manajemen Bank Danamon juga menegaskan akan terus memberikan pelayanan terbaik dan mendukung nasabah serta mitra usaha.

"Karena penggabungan usaha yang diusulkan ini bergantung pada persetujuan regulator dan pemegang saham kedua bank, serta memiliki syarat pemenuhan yang serupa dengan aksi korporasi sejenis, semua pihak dihimbau untuk berhati-hati saat memperdagangkan saham mereka."

Tag : bank danamon
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top