5 Berita Populer Finansial, Ini Penyebab Pertumbuhan Likuiditas Bank Melambat dan Maybank Cetak Laba Rp2,2 Triliun

Kabar Direktur Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Doddy Ariefianto yang mengatakan bahwa pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK perbankan yang melambat disebabkan oleh dua faktor utama menjadi berita terpopuler kanal Finansial malam ini, Kamis (14/2/2019)
Oliv Grenisia | 14 Februari 2019 18:37 WIB
Logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). / Istimewa

1. Pertumbuhan Likuiditas Bank Melambat, Ini Penyebabnya Menurut LPS

Direktur Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Doddy Ariefianto mengatakan bahwa pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK perbankan yang melambat disebabkan oleh dua faktor utama.

Pertama, tingginya dana yang masuk ke dalam sistem perbankan masuk ke Bank Indonesia (BI) sepanjang tahun lalu, baca selengkapnya di sini

2. Maybank Cetak Laba Rp2,2 Triliun

PT Bank Maybank Indonesia Tbk. mencatatkan pertumbuhan laba bersih sepanjang tahun lalu sebesar 21,6% atau Rp2,2 triliun.

Hal ini didukung Pendapatan Bunga Bersih atau NII yang lebih tinggi dan perbaikan kualitas aset. Baca selengkapnya di sini

3. Fintech Ilegal akan Masuk Daftar Hitam OJK

Satgas Waspada Investasi menegaskan bahwa platform penyelenggara teknologi finansial peer to peer (P2P) lending yang beroperasi secara ilegal akan masuk daftar hitam OJK.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing. Baca selengkapnya di sini

4. AIA Financial gandeng BCA Siapkan Asuransi Pendidikan

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) dan PT AIA Financial meluncurkan asuransi pendidikan Proteksi Edukasi Maksima (Eduplan) sebagai solusi persiapan dana pendidikan anak di masa depan.

Peluncuran produk ini dilatarbelakangi oleh data Badan Pusat Statistik yang mengasumsikan biaya pendidikan yang terus tumbuh 10-15% setiap tahunnya. Baca selengkapnya di sini

5. Ma'ruf Amin Dorong Pengembangan Keuangan Syariah Lewat Fintech

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mendorong pengembangan keuangan syariah berbasis teknologi melalui fintech, asalkan masih mengikuti koridor hukum syariah.

Ketua DSN-MUI Ma’ruf Amin mengatakan keterbatasan akses akan produk keuangan syariah dan rendahnya literasi keuangan syariah masih menjadi kendala, baca selengkapnya di sini

Tag : berita populer
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top