Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aset LPS Tembus Rp102 Triliun

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat aset per Desember 2018 sebesar Rp102,71 triliun, naik 16,7% dibandingkan dengan posisi aset pada akhir tahun sebelumnya yang mencapai Rp88 triliun.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 26 April 2019  |  20:14 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Selasa (23/4/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan beraktivitas di dekat logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Selasa (23/4/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat aset per Desember 2018 sebesar Rp102,71 triliun, naik 16,7% dibandingkan dengan posisi aset pada akhir tahun sebelumnya yang mencapai Rp88 triliun.

Mengutip laporan keuangan LPS yang dipublikasikan pada Jumat (26/4/2019), kontributor utama penghimpunan aset adalah investasi pada surat berharga yang per akhir 2018 mencapai Rp91,18 triliun, tumbuh 7,79% dibandingkan dengan akhir 2017 senilai Rp84,59 triliun.

Di sisi lain, total pendapatan LPS sampai dengan akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp18,03 triliun, tumbuh 9,80% dari perolehan pendapatan pada tahun sebelumnya senilai Rp16,42 triliun.

Pendapatan terbesar berasal dari pendapatan premi yang mencapai Rp11,18 triliun, atau setara dengan 62% dari total pendapatan sepanjang tahun lalu. Nilai pendapatan tersebut tumbuh 7,19% dibandingkan dengan pendapatan pada tahun sebelumnya senilai Rp10,43 triliun. 

Kontributor lainnya terhadap pendapatan LPS adalah pendapatan investasi yang menyumbang Rp6,50 triliun, atau setara dengan 36,05% dari total return investasi sepanjang tahun lalu. Nilai pendapatan investasi tersebut tumbuh 9,79% dibandingkan dengan perolehan pada tahun sebelumnya senilai Rp5,92 triliun.

Adapun secara keseluruhan laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan pendapat Wajar dalam semua hal yang material dengan Laporan Auditor Nomor 53a/LHP/XV/03/2019 tertanggal 27 Maret 2019.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aset lps
Editor : Farodilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top