Cari Inovasi Layanan Digital, DBS Gelar Hackathon

DBS Bank mengumumkan peluncuran lomba hackathon dunia dengan fokus mengembangkan layanan mutakhir dalam media digital. Perusahaan mengklaim acara ini telah menarik minat lebih dari 1.000 peserta dari 25 negara, di antaranya Brasil, Jerman, dan Amerika Serikat.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 02 Juni 2019  |  10:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – DBS Group mengumumkan peluncuran lomba hackathon dunia dengan fokus mengembangkan layanan mutakhir dalam media digital. Perusahaan asal Singapura ini mengklaim acara ini telah menarik minat lebih dari 1.000 peserta dari 25 negara, di antaranya Brasil, Jerman, dan Amerika Serikat. 

Melalui hackathon, DBS mencari tim dengan konsep kreatif, yang akan membuat kegiatan perbankan menjadi mudah, sehingga pelanggan dapat lebih fokus pada hal penting bagi mereka. Tim dengan kinerja terbaik dapat memperoleh pekerjaan di DBS, dan tim dengan solusi paling mengesankan akan berkesempatan mendapatkan uang tunai dan hadiah senilai US$100.000.

Kegiatan berjudul DBS Paradigmn Shift akan berlangsung sejak 28 Mei 2019 hingga 22 September 2019. Dalam periode itu seluruh peserta dituntut untuk menciptakan konsep dan mewujudkannya dalam purwarupa yang dapat diimplementasikan.

Soh Siew Choo, Managing Director and Head of Consumer Banking and Big Data Analytics Technology Bank DBS mengatakan bahwa bahk menghadapi persaingan ketat dari perusahaan non keuangan dan harus bertransformasi agar tetap relevan. “"Itu menuntut kami melakukan perubahan mendasar dalam cara berpikir dan beroperasi sehingga dapat membangun pengalaman pengguna, yang ulung, bagi pelanggan kami," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (2/6/2019).

DBS berharap menarik minat bakat teknologi terbaik dan tercerdas di dunia untuk menyertakan karya mereka, termasuk pengembang, ilmuwan data, ilmuwan perilaku, perancang UX/UI, sarjana hingga mahasiswa yang sedang mengambil gelar PhD, serta pengusaha. Hackathon akan fokus pada penggunaan teknologi, seperti, pembelajaran mesin, IoT, AR/VR, untuk membangun pengalaman pelanggan lebih baik. Tim itu akan dinilai berdasarkan atas kebaruan konsep, relevansi, dan dampaknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dbs group

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top