Prudential Umumkan Kemitraan Strategis dengan OVO

PT Prudential Life Assurance, sebagai bagian dari grup Prudential Corporation Asia, mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Visionet Internasional atau OVO pada Senin (10/6/2019).
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  20:42 WIB
Prudential Umumkan Kemitraan Strategis dengan OVO
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Prudential Life Assurance, sebagai bagian dari grup Prudential Corporation Asia, mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Visionet Internasional atau OVO pada Senin (10/6/2019).

Melalui kemitraan tersebut, kedua perusahaan akan bersama-sama mengembangkan proposisi digital untuk nasabah yang mencakup produk dan layanan kebugaran, kesehatan, serta keuangan.

CEO Prudential Corporation Asia Nic Nicandrou menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi langkah kunci Prudential untuk menjadikan layanan kesehatan dan keuangan terjangkau dan dapat diakses masyarakat di Asia.

"Indonesia sangat penting bagi strategi kami di Asia dan kami sangat senang bisa menawarkan proposisi yang unik dan bermanfaat bagi populasi konsumen digital yang terus bertambah," ujar Nic pada Senin (10/6/2019) dalam keterangan resmi.

Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch menjelaskan, melalui kerja sama tersebut, nasabah Prudential dan OVO dapat menikmati transaksi dalam jaringan (online) dengan pembayaran elektronik, klaim elektronik, dan elektronik underwriting.

Selain itu, menurut dia, nasabah pun akan mendapatkan akses mudah ke jaringan rumah sakit Prudential dan melengkapi layanan tatap muka dari konsultan keuangan Prudential.

"Kami tetap fokus pada peningkatan operasional dan layanan kami kepada nasabah," ujar Reisch.

CEO OVO Jason Thompson menjelaskan, kerja sama tersebut mempertegas rangkaian layanan keuangan yang disediakan perusahaannya, mulai dari pembayaran, pinjaman, dan asuransi yang dapat dengan mudah diakses.

"Membawa kolaborasi pertama antara platform fintech dan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, kami dengan rendah hati membawa inklusi keuangan lebih dekat, memungkinkan lebih banyak orang untuk meninmati akses keuangan yang sama," ujar Thompson.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prudential

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top