Saluran Distribusi Alternatif Asuransi Jiwa Tumbuh 13 Persen

Saluran distribusi alternatif pada industri asuransi jiwa mencatatkan pertumbuhan hingga 13% (year on year/yoy) pada awal tahun ini.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 21 Juni 2019  |  00:54 WIB
Saluran Distribusi Alternatif Asuransi Jiwa Tumbuh 13 Persen
Pengunjung beraktivitas di dekat logo asuransi jiwa di gedung Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta pada Rabu (9/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Saluran distribusi alternatif pada industri asuransi jiwa mencatatkan pertumbuhan hingga 13% (year on year/yoy) pada awal tahun ini.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), jumlah tenaga pemasar saluran distribusi tersebut pada Q1/2019 sebanyak 27.641 orang, meningkat dari Q1/2018 sebanyak 24.391 orang.

Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo menjelaskan banyaknya bank-bank kecil dan menengah turut berpengaruh pada pertumbuhan jumlah tenaga pemasar saluran distribusi alternatif.

"Saluran alternatif meningkat karena banyak perusahaan asuransi jiwa yang bekerja sama dengan bank, yakni bank second tier, third tier," ujar Nini dalam konferensi pers kinerja industri asuransi jiwa Q1/2019 pada Kamis (20/6/2019) di Jakarta.

Saluran distribusi lainnya yakni bancassurance mencatatkan pertumbuhan 6,4% (yoy). Pada Q1/2019, jumlah agen bancassurance tercatat 30.299 orang, tumbuh dari Q1/2018 yang 28.464 orang.

Adapun, saluran keagenan yang mendominasi saluran distribusi asuransi jiwa tercatat menurun. Jumlah agen pada Q1/2019 tercatat sebanyak 537.252 orang, sedangkan pada Q1/2018 jumlahnya 540.058

Secara keseluruhan, jumlah tenaga pemasar dalam industri asuransi jiwa tercatat meningkat 0,4% (yoy) pada awal tahun 2019 sebanyak 595.192 orang. Pada Q1/2018, jumlah tenaga pemasar tercatat sebanyak 592.913 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi jiwa

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top