LAPORAN DARI JEPANG : Pelayanan BNI Osaka Diperluas

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Tokyo akan meningkatkan peran Subcabang Osaka sehingga bisa ekspansi ke pasar ritel khususnya remittance atau transfer uang antarnegara
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  08:11 WIB
LAPORAN DARI JEPANG : Pelayanan BNI Osaka Diperluas
Deputy General Manager BNI Tokyo Muhamad Emil Azhary (tengah) sedang memberikan penjelasan kepada pelanggan BNI Subcabang Osaka di Kantor Subcabang Osaka, Rabu (26/6 - 2019).

Bisnis.com, OSAKA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Tokyo akan meningkatkan peran Subcabang Osaka sehingga bisa ekspansi ke pasar ritel khususnya remittance atau transfer uang antarnegara. 

Deputy General Manager BNI Tokyo Muhamad Emil Azhary mengatakan bahwa saat ini BNI Subcabang Osaka hanya berfungsi sebagai agen pemasaran (marketing arm) dan basis ekspansi bagi BNI Tokyo, khususnya untuk memasarkan layanan perbankan kepada nasabah-nasabah.

Nasabah tersebut, katanya, lebih ke korporasi serta mitra di wilayah barat Jepang, terutama Osaka dan sekitarnya.

"Sejalan dengan rencana pengembangan bisnis BNI Tokyo, mulai tahun ini BNI akan memperluas fungsi Subcabang Osaka untuk juga mengembangkan potensi pasar ritel khususnya remittance dan fungsi agen dalam memasarkan produk simpanan bagi kenshushei, yaitu pekerja migran Indonesia di Jepang," katanya saat menyambangi stan BNI di Balai Kota Osaka, Rabu (26/6/2019).

Dia berharap agar BNI Osaka dapat menjadi solusi bagi kenshushei terhadap layanan perbankan yang mudah, cepat, aman, dan nyaman. BNI Subcabang Osaka dipimpin oleh Koichi Ohta sebagai manajer.

Selain itu, BNI Tokyo menargetkan aset perseroan di Jepang bisa mencapai US$1 miliar atau tumbuh 25% dibandingkan dengan saat ini sekitar US$800 juta.
Emil menuturkan bahwa realisasi aset BNI Tokyo sampai saat ini masih sesuai dengan target. Saat ini, aset BNI Tokyo telah mencapai sekitar US$800 juta yang didukung oleh penyaluran kredit hingga lebih dari US$470 juta.

Selain di Ibu Kota Jepang, BNI Tokyo juga membuka subcabang di Kota Osaka sejak awal 2013.
Menurutnya, kinerja BNI Tokyo sampai saat ini masih sesuai dengan target. BNI Tokyo, katanya, belum melakukan revisi target kinerja 2019 sehingga masih sesuai dengan target awal.  BNI Cabang Tokyo dan Subcabang Osaka memiliki 34 karyawan.

Emiten perbankan berkode BBNI itu ikut berpartisipasi dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Osaka, Jepang pada 26—27 Juni 2019. Forum Bisnis Indonesia–Jepang merupakan rangkaian dari kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara Anggota Kelompok 20 (Group of Twenty/G-20).

G-20 merupakan kelompok yang terdiri atas 19 negara dengan perekonomian besar dan ditambah dengan Uni Eropa. KTT G-20 ke-14 di Osaka akan digelar pada 28—29 Juni 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup