NPL Kartu Kredit CIMB Niaga Makin Baik

Pada kuartal pertama tahun ini, secara total, rasio kredit bermasalah pinjaman tanpa jaminan CIMB Niaga, termasuk kartu kredit di dalamnya, turun menjadi 2,1% dari 3,2% pada kuartal pertama tahun lalu.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 05 Juli 2019  |  18:50 WIB
NPL Kartu Kredit CIMB Niaga Makin Baik
Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) Lani Darmawan (kiri) bersama Presdir PT JCB International Indonesia Koichiro Wada, memperlihatkan Precious Card di sela sela peluncurannya, di Jakarta, Senin (12/11/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank CIMB Niaga Tbk. mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) kartu kredit membaik tahun ini.

Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, pada kuartal pertama tahun ini, secara total, rasio kredit bermasalah pinjaman tanpa jaminan, termasuk kartu kredit di dalamnya, turun menjadi 2,1% dari 3,2% pada kuartal pertama tahun lalu.

Selanjutnya, rasio NPL per Mei 2019 kembali membaik, atau menjadi 1,7%. Penurunan rasio NPL Bank CIMB Niaga ini sejalan dengan kondisi industri.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rasio NPL kartu kredit per April 2019 sebesar 2,44%. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan April tahun lalu, yakni 2,80%.

Bahkan capaian bulan keempat 2019 tersebut merupakan yang terbaik selama tiga tahun terakhir.

OJK juga mencatat, rasio NPL kredit menggunakan kartu pada awal tahun lalu merangkak naik. Pada medio 2018, posisinya sempat menyentuh 3,06% atau tertinggi sejak 3 tahun terakhir.

“Kami harapkan sampai akhir tahun antara 1,7% hingga 1,8%,” kata Lani kepada Bisnis, Jumat (5/7/2019).

Lani melanjutkan, tahun ini merupakan periode yang terbilang baik untuk bisnis kartu kredit. Di tengah kenaikan transaksi, rasio NPL justru menurun.

Pada awal tahun ini, sumbangsih bisnis kartu kredit terhadap kredit konsumsi emiten berkode BNGA ini meningkat. Per Maret 2019, kartu kredit berkontribusi 18%, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, masih kurang dari 17%.

Dari sisi jumlah kartu beredar, CIMB Niaga terbilang tidak agresif. Per kuartal I/2019, jumlah kartu kredit beredar sebanyak 2,55 juta keping atau naik 0,3% secara tahunan (year-on-year/yoy). Namun, pangsa pasar perusahaan naik dari 14,6% per Maret 2018, menjadi 14,9% per Maret 2019.

Hingga akhir 2019, CIMB Niaga menargetkan pertumbuhan kartu kredit sebesar 10% menjadi Rp9,46 triliun. Angka itu lebih besar dibandingkan realisasi kenaikan tahun lalu, yang sebesar 5,5% yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cimb niaga, kartu kredit

Editor : Emanuel B. Caesario

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top