Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laju KPR Perbankan Diprediksi Turun, Ini Faktornya

Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia, jumlah responden yang sangat mungkin membeli rumah dalam 12 bulan mendatang per Juni turun dibandingkan dengan Mei, dari 7,5% menjadi 6,7%.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 08 Juli 2019  |  17:17 WIB
Ilustrasi rumah subsidi (Bisnis/Dedi Gunawan)
Ilustrasi rumah subsidi (Bisnis/Dedi Gunawan)

Bisnis.com, JAKARTA—Laju kredit pemilikan rumah (KPR) berpotensi terganjal pada paruh kedua tahun ini. Pasalnya, keinginan masyarakat untuk membeli rumah dalam 12 bulan mendatang diprediksikan akan menurun.

Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia, jumlah responden yang sangat mungkin membeli rumah dalam 12 bulan mendatang per Juni turun dibandingkan dengan Mei, dari 7,5% menjadi 6,7%. Begitu juga dengan yang menyatakan kemungkinan membeli, turun dari 28,2% menjadi 28,2% pada periode yang sama.

Secara umum, survei tersebut menilai optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan melemah. Indeks ekspektasi konsumen (IEK) turun 4,8 basis poin (bps) pada Juni 2019 dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi 138,1.

Hal itu disebabkan oleh penurunan ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan tenaga kerja, dan utamanya kegiatan usaha pada 6 bulan mendatang.

Secara spasial, melemahnya IEK terjadi pada 7 kota. Surabaya menjadi kota yang mengalami penurunan paling dalam, atau -16,5 bps. Kemudian diikuti oleh Bandung -10,1 bps dan Bandar Lampung -6,3 bps.

Sementara itu, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) pada 4 bulan pertama tahun ini masih mencatatkan tren positif.

Per April 2019, KPR dan KPA tumbuh 13,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp469,86 triliun. Capaian itu lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan bulan pertama, yakni 12,8% yoy dan juga April 2018, 10,8% yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr survei konsumen
Editor : Emanuel B. Caesario
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top