BI : Nasabah Bank Mandiri Jangan Panik 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Onny Widjanarko menyatakan terkait gangguan sistem di Bank Mandiri dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menunggu pembenahan. 
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 20 Juli 2019  |  14:19 WIB
BI : Nasabah Bank Mandiri Jangan Panik 
Ratusan nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. meminta kepastian terkait pengembalian saldo tabungan mereka yang berkurang drastis secara tiba-tiba di Kantor Cabang Bank Mandiri Pangeran Samudra, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (20/7/2019). - Bisnis/Arief Rahman

Bisnis.com, MEDAN -- Bank Indonesia mengimbau nasabah Bank Mandiri jangan panik karena saat ini proses perbaikan sistem masih dilakukan.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Onny Widjanarko menyatakan terkait gangguan sistem di Bank Mandiri dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menunggu pembenahan. 

Onny juga menegaskan bahwa Bank Mandiri pasti menjamin sistem keamanan nasabahnya.

"Saya dapat info sekarang sedang diperbaiki sistemnya," ujar Onny di Rumah Pohon, Sabtu (20/7/2019).

Onny juga menyatakan agar para nasabah sabar menunggu hasil penelitian dan konfirmasi dari Bank Mandiri. 

Nasabah diminta tidak mudah percaya pada sejumlah informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Jangan khawatir karena Bank Mandiri ada aturan-aturan pemeliharaan sistem dan bank besar punya business continuity plan jadi ada keberlangsungan operasi," kata Onny.

Onny menyebutkan sesuai aturan dalam perlindungan konsumen, jaminan bagi nasabah akan diutamakan baik oleh bank terkait maupun oleh pihak regulator.

Dipastikan Onny bahwa Bank Mandiri dan bank umum memiliki data center yang menjamin keamanan termasuk dalam kondisi sistem seperti ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.mendatangi Kantor Cabang Bank Mandiri Pangeran Samudera di Jalan Lambung Mengkurat, Banjarmasin.

Dari pantauan Bisnis, Sabtu (20/7/2019), ratusan nasabah ini datang untuk meminta penjelasan terkait raibnya saldo tabungan mereka secara tiba-tiba. Padahal, mereka tidak melakukan transaksi apa pun sebelumnya.

Terkait kondisi yang terjadi, Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menyatakan ATM Mandiri dinonaktifkan sementara agar tidak terjadi perpindahan dana nasabah setelah terjadi perubahan saldo rekening nasabah secara drastis pada Sabtu pagi (20/7/2019).

"ATM juga dinonaktifkan, sampai siang nanti, sampai sekitar 1 jam ke depan," kata Rohan kepada Bisnis, Sabtu (20/7/2019).

Selain jaringan ATM, bagi nasabah yang rekening saldonya mengalami perubahan juga tidak bisa mengakses Mandiri Online dalam beberapa jam ke depan. Pihak Bank Mandiri memastikan rekening nasabah akan pulih dalam 2-3 jam ke depan karena sebelum perpindahan ini selalu dilakukan backup data saldo nasabah.

Rohan meminta nasabah tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menegaskan seluruh rekening nasabah akan kembali ke saldo awal dan dipastikan tidak akan ada yang hilang.

"Mohon maaf, ini semalam ada kesalahan proses di sistem kami. Saat ini sedang proses perbaikan segera. Seluruh rekening nasabah akan kembali ke saldo awal, dan tidak akan ada yg hilang," katanya, Sabtu, (20/7/2019).

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menginformasikan bahwa perubahan tersebut terjadi pada saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari.

Bank Mandiri mempersilakan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri.

Selain itu, nasabah yang mengalami perubahan saldo bisa melakukan pengaduan melalui jalur customer care, email, call center, dan media sosial seperti Instagram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mandiri

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top