Insurtech Berkembang, OJK: Peran Agen Asuransi Tetap Sangat Penting

Tenaga pemasar atau agen di industri asuransi jiwa dinilai masing memiliki peran yang sangat vital, kendati insurance technology atau insurtech mulai berkembang di Indonesia.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 10 Agustus 2019  |  16:29 WIB
Insurtech Berkembang, OJK: Peran Agen Asuransi Tetap Sangat Penting
Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non-Bank(IKNB) OJKRiswinandimemberikan sambutan dalam malam puncak Top Agen Awards (TAA)2019, di Solo, Jumat (9/8/2019) malam. - Bisnis/Oktaviano DB Hana

Bisnis.com, SOLO – Tenaga pemasar atau agen di industri asuransi jiwa dinilai masing memiliki peran yang sangat vital, kendati insurance technology atau insurtech mulai berkembang di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Riswinandi di sela-sela malam puncak Top Agen Awards (TAA) AAJI 2019, di Solo, Jumat (9/8/2019) malam.

Menurutnya, sulit untuk dipungkiri bahwa pemasaran produk asuransi jiwa tidak lepas dari faktor psikologis dan kedekatan dengan konsumen. Para agen, jelas dia, juga memiliki peran vital untuk menjelaskan produk dan isi polisnya secara langsung kepada konsumen.

“Meskipun penggunaan insurance technology atau insurtech dalam bidang pemasaran asuransi mulai marak akhir-akhir ini, namun kami melihat peran agen asuransi masih sangat penting,” kata Riswinandi.

Dia pun mengakui bahwa para agen saat ini tidak sekadar sebagai penjualn produk asuransi. Para agen, jelasnya, juga berperan penting dalam memberikan nasehat dan pandangan kepada calon tertanggung atau konsumen agar mendapatkan pemahaman dalam merencanakan keuangan dan juga kesehatan mereka di masa depan.

Selain itu, tenaga pemasar asuransi jiwa dinilai juga mengambil bagian dalam peningkatan inklusi dan literasi jasa keuangan nasional.

“Demikian juga dalam kontek perluasan akses jasa keuangan, perlu kami sampaikan bahwa para agen ini memiliki peran mulia, yakni meningkatkan taraf hidup masyarakat dan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.”

Oleh karena itu, Riswinandi mengatakan otoritas mengapresiasi AAJI yang secara konsisten selama 32 tahun mampu menyelenggarakan agenda TAA untuk memberikan penghargaa dan sekaligus mendorong para agen perusahaan asuransi jiwa untuk terus menumbuhkembangkan sektor asuransi jiwa di Indonesia.

Seperti diketahui, AAJI menyelenggarakan TAA 2019 atau yang ke-32 di Solo dan terbagi menjadi 3 kegiatan yang berlangsung pada 8-9 Agustus 2019.

Ketua Panitia TAA 2019 Arjanti Efrin mengatakan pada 8 Agustus, pihaknya melaksanakan program tanggung jawab sosial industri (Industri Social Responsibility), yakni berupa pemberian sembako dan cek kesehatan bagi tukang becak, khususnya di daerah Solo, serta perbaikan & revitalisasi taman di salah satu area Stadion Manahan Solo.

Dalam waktu bersamaan di lapangan De Tjolomadoe, Karanganyar, kata Arjanti pihaknya melaksanakan acara 'Pasar Rakyat' selama sehari penuh.

“Ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui promosi stand-stand perusahaan asuransi jiwa. Acara kemeriahan lainnya melalui permainan game, kuliner, lomba band dan modern dance antar pelajar dengan puncak acaranya yang dimeriahkan oleh artis dan band ibukota.”

Pada hari yang sama, Arjanti mengatakan pihaknya juga menyelenggarakan program motivasi dgen dengan konsep convention.

“Melalui program ini para peserta otomatis akan mendapat kredit 1 (satu) point, sebagai pilihan efektif di dalam program CPD (Continuous Professional Development) AAJI, yang dilaksanakan tanggal 8 Agustus, di Hall de Tjolomadoe – Karanganyar," ujarnya.

Kegiatan puncak Top agent Award (TAA) 2019 diakhiri dengan acara Penghargaan para agen Asuransi Jiwa Terbaik Melalui Awards Night, pada 9 Agustus 2019 dengan mengusung konsep 'Gemerlap Bintang Nusantara'.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi, Top Agen Asuransi

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top