Dorong Jumlah Agen Profesional, Prudential Genjot Jumlah MDRT

PT Prudential Life Assurance bakal mendorong peningkatan jumlah agen berstatus Million Dollar Round Table (MDRT) guna mendorong penetrasi dan inklusi asuransi di Indonesia.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  16:55 WIB
Dorong Jumlah Agen Profesional, Prudential Genjot Jumlah MDRT
Presiden Direktur PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) Jens Reisch (kedua kanan), Chief Financial Officer Nick Holder (kedua kiri), Chief Marketing Officer Luskito Hambali (kanan), Head of Group Underwriting, Operations & Services Rika I. Rustam (tengah) dan Head of Product Development Himawan Purnama saat peluncuran PRUWorks untuk UMKM di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance bakal mendorong peningkatan jumlah agen berstatus Million Dollar Round Table (MDRT) guna mendorong penetrasi dan inklusi asuransi di Indonesia.

MDRT dikenal sebagai standar penilaian dalam asuransi jiwa dan bisnis layanan keuangan internasional dengan para anggotanya yang dapat menghasilkan premi, komisi dan pendapatan dalam jumlah tertentu, serta memiliki pengetahuan profesional, pelaksanaan kode etik secara ketat dan layanan terbaik kepada nasabah.

Rusli Chan, Chief Agency Officer PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), mengatakan hingga 23 tahun berkiprah di Indonesia, pihaknya telah memiliki lebih dari 250.000 tenaga pemasar berlisensi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, jelas dia, 675 agennya saat ini tergabung dalam MDRT.

Dengan kata lain, Prudential Indonesia menempati peringkat pertama sebagai asuransi jiwa dengan anggota MDRT terbanyak. Rusli mengatakan capaian itu sudah bertahan dalam tiga tahun terakhir.

Padahal pada 2017, jumlah tenaga pemasar Prudential Indonesia yang bergabung dalam MDRT hanya 302. Jumlah itu meningkat menjadi 636 agen pada 2018.

Ke depan, jelas dia, pihaknya ingin mendorong lebih banyak agennya yang masuk dalam jajaran elit tersebut.

“Kami mau mendorong jumlah MDRT,” ujarnya di sela-sela paparannya di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Untuk merealisasikan hal itu, Rusli mengatakan Prudential Indonesia memiliki peta jalan atau roadmap pengembangan agen secara berjenjang.

Peta jalan itu akan memampukan setiap tenaga pemasar meningkatkan kapabilitasnya dan kinerjanya sehingga mampu menjadi agen profesional yang tidak hanya menjadi penjual produk, tetapi juga menjadi penasihat atau pemberi solusi keuangan bagi masyarakat.

Prudential Indonesia, sambung Rusli, juga telah menghadirkan PRUuniversity, platform untuk meningkatkan profesionalisme karyawan dan tenaga pemasar Prudential secara inovatif, efisien, dan relevan, agar dapat terus merespon tuntutan bisnis yang terus berubah secara cepat.

Para tenaga pemasar pun disokong dengan berbagai solusi digital inovatif untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia.

Salah satu inovasi digital untuk para tenaga pemasar adalah PRUforce, yaitu aplikasi seluler yang dikembangkan khusus untuk memberikan akses kepada tenaga pemasar terkait pembuatan laporan secara real-time guna mempercepat pelayanan.

Dengan tergabung dalam MDRT, Rusli mengatakan para agen kian profesional dan membantu penetrasi dan literasi asuransi di Indonesia.

“Program MDRT diharapkan bisa membantu lebih banyak agen untuk semakin profesional. Maka tentunya, literasi dan industri pun akan berkembang,” ujarnya.

Adapun, total anggota MDRT hingga Juli 2019 mencapai 2.459 orang. Jumlah ini meningkat 20% dibandingkan 2018 yang berjumlah 2.048 orang.

Sementara itu, salah satu agen Prudential Indonesia, yakni Miliana Marten, baru-baru ini secara resmi ditunjuk sebagai Country Chair MDRT Indonesia. Dia akan mulai menjabat per 1 September 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prudential

Editor : Emanuel B. Caesario

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top