Kreditur Desak Duniatex Group Lunasi Utang Secara Maksimal

Pekan lalu, kreditur Duniatex Group telah melakukan pertemuan untuk membicarakan nasib pinjaman yang belum dibayarkan perusahaan tersebut kepada lembaga keuangan terkait. nHasil pertemuan itu menyepakati harus adanya pelunasan maksimal atas semua kewajiban Dunitex Group terhadap kreditur.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  09:18 WIB
Kreditur Desak Duniatex Group Lunasi Utang Secara Maksimal
Repro - duniatex.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. berharap anak usaha Duniatex Group mampu segera melunasi semua kewajiban mereka terhadap perseroan.

Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, harapan itu sebenarnya tak hanya dimiliki perseroan. Seluruh kreditur anak usaha Duniatex Group diklaim ingin semua kewajiban perusahaan tekstil ini dilunasi.

“Pada prinsipnya adalah duniatex harus selesaikan kewajibannya. Strateginya kan enggak bisa saya omongin kemana-mana,” ujar Putrama kepada Bisnis, Minggu (13/10/2019).

Pekan lalu, kreditur Duniatex Group telah melakukan pertemuan untuk membicarakan nasib pinjaman yang belum dibayarkan perusahaan tersebut kepada lembaga keuangan terkait. Pertemuan itu juga diikuti kreditur terbesar Duniatex Group yakni Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Hasil pertemuan itu, ujar Putrama, menyepakati harus adanya pelunasan maksimal atas semua kewajiban Dunitex Group terhadap kreditur. Namun, BNI belum tahu bagaimana skema pelunasan pembiayaan yang hendak ditawarkan Duniatex Group kepada para kreditur.

“Kami saja belum tahu skema yang mau dipropose oleh Duniatex seperti apa. Tapi setiap kreditur minta kewajiban diselesaikan oleh debitur,” ujarnya.

Sebagai catatan, pembiayaan yang disalurkan BNI kepada anak usaha Duniatex mencapai Rp459 miliar. Pinjaman itu terdiri dari kredit sindikasi Rp301 miliar dan bilateral Rp158 miliar.

Saat ini, status angsuran kredit Duniatex Group di BNI masih pada kategori kolektibilitas II atau dalam perhatian khusus (DPK).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
duniatex

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top