Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Modalku Suntik Paper.id

Penyelenggara pinjaman online PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) dan modal ventura asal Singapura Golden Gates memimpin pendanaan seri A platform bisnis digital PT Pakar Digital Global (Paper.id) dengan nilai investasi puluhan miliar rupiah. 
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 29 Oktober 2019  |  20:36 WIB
Modalku dan Golden Gate Ventures menyuntikkan modal senilai puluhan miliar rupiah ke platform bisnis digital, Selasa (29/10). - Bisnis/Nindya Aldila
Modalku dan Golden Gate Ventures menyuntikkan modal senilai puluhan miliar rupiah ke platform bisnis digital, Selasa (29/10). - Bisnis/Nindya Aldila

Bisnis, JAKARTA - Penyelenggara pinjaman online PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) dan modal ventura asal Singapura Golden Gates memimpin pendanaan seri A platform bisnis digital PT Pakar Digital Global (Paper.id) dengan nilai investasi puluhan miliar rupiah. 

Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan mengatakan investasi ini merupakan bagian dari aksi Modalku sebagai korporasi. Namun tak hanya berupa suntikan dana, tetapi juga terdapat kemitraan antara kedua belah pihak untuk memberikan layanan pinjaman invoice kepada pengguna Paper.id.

“Kalau ada sinergi seperti itu, kenapa tidak sekalian investasi aja. Ini bisa menambah kedekatan kami. Dana ini berasal dari ekuitas yang kami punya. Intinya kalau kami bisa investasi, keuangan Modalku bagus,” ujarnya, Selasa (29/10).

Salah satu layanan yang akan segera diluncurkan adalah finance solution sehingga Paper.id dapat menjembatani pelaku UMKM dan lembaga keuangan untuk menyalurkan dana yang transparan dan aman. 

Saat ini, pinjaman invoice masih mendominasi portofolio bisnis Modalku. Dengan demikian, Iwan berharap kerja sama ini dapat menjangkau lebih banyak UMKM yang membutuhkan akses pendanaan tanpa agunan. 

Ke depannya, Modalku membuka diri untuk kemungkinan investasi dengan platform digital lain untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia. 

“Intinya harapan saya, sudah ada 100.000 UMKM yang menggunakan jasa [Paper.id], dan ini baru awalnya saja. Pertumbuhannya pasti luar biasa ke depannya,” ujarnya.

Head of Indonesia Golden Gate Ventures Dea Surjadi mengatakan investasi ini sejalan dengan visi perusahaan yang mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia melalui infrastruktur teknologi. 

“Pertumbuhan Paper.id luar biasa, jadi kami sangat nyaman bergabung [investasi] dengan Modalku untuk memberikan akses pembiayaan ke UMKM,” katanya.

Golden Gate Ventures juga tercatat menjadi salah satu investor Modalku pada pendanaan seri B senilai Rp350 miliar pada April 2018.  

Saat ini, 50% portofolio investasi Golden Gate ditujukan ke industri fintech, software as a service (SaaS), ekosistem rantai pasok UMKM, kesehatan, logistik, dan pendidikan. Investasi Golden Gate tersebar ke 40 perusahaan di tujuh negara. 

Jeremy Limman, CEO Paper.id mengatakan dana segar ini akan digunakan untuk meningkatkan sistem platform dan menambah layanan seperti manajemen stok dan pembukuan. Dia berharap pendanaan kali ini juga bakal mendukung Paper.id agar semakin dipercaya untuk menjalin kemitraan dengan lembaga jasa keuangan lain seperti perbankan. 

“Pendanaan seri A dan pertumbuhan Paper.id adalah validasi bahwa solusi kami dapat membantu para pengusaha yang belum tersentuh digitalisasi dan ke depannya dapat mendorong kemajuan UMKM lebih cepat lagi,” ujarnya.

Pengguna Paper.id telah tumbuh pesat sejak 2016 di mana penggunanya baru 3.000 akun menjadi 100.000 pengguna pada kuartal III/2019. Saat ini sudah ada lebih dari 800.000 invoice yang sudah diterbitkan dengan nilai lebih dari Rp5 triliun.  

Paper.id merupakan perusahaan SaaS dengan platform bisnis invoice, accounting, dan inventaris yang terintegrasi. Paper.id membantu pelaku usaha dalam mengelola keuangan bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Modalku
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top