Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waduh, Masalah Jiwasraya Sampai ke Telinga Jokowi!

Sejumlah pihak mengkhawatirkan kemampuan Jiwasraya memenuhi kewajibannya kepada nasabah.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  14:32 WIB
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Asuransi Jiwasraya, di Jakarta, Jumat (12/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Asuransi Jiwasraya, di Jakarta, Jumat (12/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menyatakan telah menerima laporan dari Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Erick Thohir mengenai kasus yang melanda PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menurutnya, masalah BUMN asuransi jiwa itu akan diselesaikan oleh Erick.

"Saya kira akan diselesaikan oleh Menteri BUMN. Saya sudah diberitahu step-nya [langkah-langkah penyelesaian] ini, ini, oke silakan," kata Jokowi dalam acara makan siang bersama wartawan di Istana Merdeka, Senin (2/12/2019).

Seperti diketahui, Jiwasraya sekarang sedang mengalami masalah keuangan. Perusahaan mengalami kerugian sebesar belasan triliun.

Masalah itu muncul karena sejumlah kesalahan dalam melakukan investasi. Sejumlah pihak mengkhawatirkan kemampuan Jiwasraya memenuhi kewajibannya kepada nasabah.

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi di Jiwasraya dalam penjualan salah satu produknya yaitu JS Saving Plan.

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah memeriksa sebanyak 66 orang saksi dari pihak-pihak terkait. Pihak kejaksaan pun telah pengumpulan dokumen-dokumen sebagai alat bukti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi asuransi jiwasraya
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top