Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh, Masalah Jiwasraya Sampai ke Telinga Jokowi!

Sejumlah pihak mengkhawatirkan kemampuan Jiwasraya memenuhi kewajibannya kepada nasabah.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  14:32 WIB
Waduh, Masalah Jiwasraya Sampai ke Telinga Jokowi!
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Asuransi Jiwasraya, di Jakarta, Jumat (12/10/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menyatakan telah menerima laporan dari Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Erick Thohir mengenai kasus yang melanda PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menurutnya, masalah BUMN asuransi jiwa itu akan diselesaikan oleh Erick.

"Saya kira akan diselesaikan oleh Menteri BUMN. Saya sudah diberitahu step-nya [langkah-langkah penyelesaian] ini, ini, oke silakan," kata Jokowi dalam acara makan siang bersama wartawan di Istana Merdeka, Senin (2/12/2019).

Seperti diketahui, Jiwasraya sekarang sedang mengalami masalah keuangan. Perusahaan mengalami kerugian sebesar belasan triliun.

Masalah itu muncul karena sejumlah kesalahan dalam melakukan investasi. Sejumlah pihak mengkhawatirkan kemampuan Jiwasraya memenuhi kewajibannya kepada nasabah.

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi di Jiwasraya dalam penjualan salah satu produknya yaitu JS Saving Plan.

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah memeriksa sebanyak 66 orang saksi dari pihak-pihak terkait. Pihak kejaksaan pun telah pengumpulan dokumen-dokumen sebagai alat bukti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi asuransi jiwasraya
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top