Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BJB Syariah Targetkan Pembiayaan Perumahan Tumbuh 22%

Target tersebut dilalui setelah sebelumnya perbankan syariah menemui peristiwa tak mengenakkan. Yakni, investasi bodong dengan embel-embel syariah.
Pekerja menyelesaikan pembangunan perumahan bersubsidi di Taktakan, Serang, Banten, Senin (17/2/2020)./ ANTARA - Asep Fathulrahman
Pekerja menyelesaikan pembangunan perumahan bersubsidi di Taktakan, Serang, Banten, Senin (17/2/2020)./ ANTARA - Asep Fathulrahman

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Jabar Banten Syariah (BJBS), Indra Falatehan, menyampaikan total outstanding pembiyaan perumahan yang disalurkan perseroan pada 2019 tercatat sebesar Rp1,05 triliun.

"Untuk 2020 ini kami proyeksikan pembiayaan perumahan dapat tumbuh sekitar 22% dibandingkan dengan tahun lalu," kata Indra kepada Bisnis, Jumat (6/3/2020).

Indra menjelaskan, dalam mendorong pembiayaan segmen tersebut, tentunya bank mengalami tantangan. Salah satunya kasus pengembang syariah bodong baru-baru ini. Menurutnya, kasus tersebut cukup mengganggi industri perbankan syariah.

Dengan menyasar segmen pasar masyarakat yang ingin hijrah, peristiwa itu tentunya menimbulkan image yang kurang baik bagi perbankan syariah di mata nasabah dan calon nasabah.

"Hal ini tentunya diperlukan edukasi dan literasi yang lebih baik bersama-sama dari industri perbankan syariah, regulator, serta asosiasi-asosiasi pengembang perumahan," katanya.

Indra mengutarakan, dalam memitigasi pengembang nakal pun, perseroan selalu melakukan kerja sama dengan pengembang yang wajib terdaftar dan memperoleh rekomendasi dari asosiasi.

Perseroan juga memilih pengembang yang telah berpengalaman menjalin kerja sama dengan baik lainnya. Selain itu, BJBS sebelum bekerja sama dengan developer yang melakukan proses seleksi dan analisa yang ketat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Editor : Andya Dhyaksa
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper