Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Klaim Inflasi Ramadan Rendah, Inflasi April Diperkirakan 0,18 Persen

PSBB di sejumlah wilayah ini menurunkan juga tingkat permintaan sehingga menjadi bagian dari terkendalinya inflasi.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 April 2020  |  08:47 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Selasa (14/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Selasa (14/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil survei Bank Indonesia mencatatkan inflasi April 2020 diperkirakan sebesar 0.18 persen secara bulanan.

Sementara itu, inflasi tahunannya mencapai 2,78 persen (year on year/yoy).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan inflasi tahunannya cukup rendah jika dibandingkan dengan inflasi tahunan pada Maret dan Februari yang masing-masing sebesar 2,96 persen dan 2,98 persen.

"Ini menkonformasi, inflasi terkendali rendah 3 persen +-1 persen," ungkap Perry dalam press briefing, Rabu (29/4/2020).

Perry menambahkan Presiden sangat memperhatikan kebutuhan bahan pokok di bulan Ramadan agar dapat terpenuhi dengan baik.

Menurutnya, inflasi di bulan Ramadan tahun ini akan lebih rendah. "Kenapa? karena adanya PSBB di sejumlah wilayah ini menurunkan juga tingkat permintaan sehingga menjadi bagian dari terkendalinya inflasi."

Berdasarkan hasil survei BI tersebut, penyumbang inflasi April 2020 antara lain berasal dari komoditas bawang merah (0,12 persen), emas perhiasan (0,09 persen), jeruk (0,05 persen), gula pasir (0,02 persen), air minum kemasan (0,02 persen), tempe, tahu mentah, beras, dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang deflasi yaitu cabai merah (-0,11 persen), daging ayam ras (-0,08 persen), telur ayam ras, bawang putih, dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01 persen (mtm).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia Inflasi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top