Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pinjaman Luar Negeri Kuartal I Tumbuh Melambat, Utang Pemerintah Terkontraksi

Tercatat posisi ULN pada Maret 2020 mencapai US$389,3 miliar terdiri dari ULN sektor publik (pemerintah dan BI) sebesar US$183,8 miliar dan ULN swasta sebesar US$205,5 miliar.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  10:53 WIB
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan keluar dari pintu salah satu gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin, (20/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat hingga akhir kuartal I/2020 posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia hanya tumbuh 0,5 persen (yoy).

Tercatat posisi ULN pada Maret 2020 mencapai US$389,3 miliar terdiri dari ULN sektor publik (pemerintah dan BI) sebesar US$183,8 miliar dan ULN swasta sebesar US$205,5 miliar.

Pertumbuhan ULN kali ini jauh lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh hingga 7,8 persen (yoy).

"Turunnya tingkat pertumbuhan ini disebabkan oleh adanya kontraksi dari ULN publik dan melambatnya pertumbuhan ULN swasta," tulis BI dalam laporan ULN, Jumat (15/5/2020).

ULN pemerintah tercatat mengalami kontraksi sebesar -3,6 persen (yoy) dan secara nominal sebesar US$181 miliar. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi kuartal sebelumnya dimana ULN pemerintah naik 9,1 persen (yoy).

Untuk swasta, ULN swasta tercatat tumbuh rendah sebesar 4,5 persen (yoy), lebih renda dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mampu tumbuh 6,6 persen (yoy).

Perkembangan ini disebabkan oleh kontraksi pertumbuhan ULN lembaga keuangan dan melambatnya pertumbuhan ULN perusahaan non-keuangan.

ULN lembaga keuangan tercatat kontraksi hingga -2,3 persen (yoy), berbalik arah bila dibanding posisi kuartal sebelumnya yang tumbuh 3,6 persen (yoy).

ULN perusahaan nonkeuangan tumbuh melambat dari posisi kuartal sebelumnya sebesar 7,6 persen (yoy) menjadi 6,7 persen (yoy) pada kuartal I/2020 ini.

BI menyimpulkan struktur ULN Indonesia masih tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan. Rasio ULN Indonesia terhadap PDB akhir kuartal I/2020 mencapai 34,5 persen, lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 36,2 persen.


ULN Indonesia juga masih didominasi oleh ULN jangka panjang dengan porsi 88,4 persen dari keseluruhan ULN.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia utang luar negeri utang pemerintah
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top