Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pegadaian Undur Jadwal Lelang Barang Gadai karena Virus Corona

Pegadaian membuat sejumlah kebijakan terkait pandemi Covid-19 seperti memundurkan jadwal lelang barang-barang gadai.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  19:16 WIB
Karyawan melintas didekat logo PT Pengadaian (Persero) di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan melintas didekat logo PT Pengadaian (Persero) di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pegadaian (Persero) memundurkan jadwal lelang barang gadai menjadi 30 hari setelah jatuh tempo seiring adanya pandemi virus corona. Kondisi tersebut mengurangi peminat lelang tetapi dinilai tak berpengaruh signifikan.

Manajer Humas Pegadaian Basuki Tria menjelaskan bahwa pihaknya membuat sejumlah kebijakan terkait pandemi Covid-19 seperti keringanan bagi nasabah ultra mikro. Selain itu, perseroan pun memundurkan jadwal lelang barang-barang gadai.

Pemunduran jadwal lelang itu dilakukan seiring terganggunya perekonomian masyarakat yang akan memengaruhi proses penebusan.

"Selama pandemi, jadwal lelang dimundurkan menjadi 30 hari setelah jatuh tempo. Sebelumnya 15 hari setelah jatuh tempo," ujar Basuki kepada Bisnis, Senin (18/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa proses lelang tetap dilakukan di kantor-kantor cabang Pegadaian. Lelang pun tetap dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sekretaris Perusahaan Pegadaian Amoeng Widodo menjelaskan bahwa tidak terdapat perubahan mekanisme lelang. Pembeli atau peserta lelang tetap hadir di lokasi lelang.

"Karena kami sementara ini tidak ada lelang sistem online. Lelang dilakukan dari jarak jauh, tetap memakai masker," ujar Amoeng kepada Bisnis, Senin (18/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa dalam kondisi saat ini terdapat penurunan jumlah peserta lelang. Hal tersebut dapat dimaklumi karena masyarakat akan waswas untuk bepergian ke luar rumah, termasuk ke lokasi lelang.

Meskipun begitu, Amoeng menilai bahwa penurunan itu tidak begitu signifikan. Hal itu pun dinilai tidak akan berpengaruh terhadap kinerja Pegadaian secara keseluruhan.

Saat ini, menurut Amoeng, masyarakat tetap melakukan aktivitas gadai dan tebus seiring kebutuhan finansial di tengah pandemi. Menjelang Lebaran seperti saat ini, emas menjadi barang yang paling banyak ditebus atau digadaikan di Pegadaian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pegadaian gadai Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top