Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HSBC Ambil Kendali Penuh Bisnisnya di Jerman

Pasca akuisisi, HSBC akan menjadi pemegang 99,33 persen saham HSBC Trinkaus & Burkhardt AG.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  15:37 WIB
 Gedung HSBC di London, Inggris, Rabu (8/8/2018). - Reuters/Hannah McKay
Gedung HSBC di London, Inggris, Rabu (8/8/2018). - Reuters/Hannah McKay

Bisnis.com, JAKARTA - Bank asal Inggris, HSBC Holdings Plc, sedang dalam proses mengambil kontrol sepenuhnya bisnis perusahaan di Jerman dengan membeli saham minoritas.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (26/5/2020), HSBC akan mengakuisisi 18,66 persen saham HSBC Trinkaus & Burkhardt AG dari Landesbank Baden-Wuerttemberg, sebuah bank regional di Jerman bagian selatan.

Informasi tersebut berasal dari perusahaan tanpa menyebutkan harga pembelian. Pasca akuisisi ini, HSBC akan menjadi pemegang 99,33 persen saham yang terdaftar.

HSBC Trinkaus & Burkhardt memiliki total aset senilai 26,6 miliar euro atau sekitar US$29 miliar dengan jumlah karyawan lebih dari 3.000 orang pada akhir tahun lalu. Sementara itu, LBBW menyatakan aksi ini murni merupakan investasi finansial.

Adapun, pada Februari tahun ini HSBC mengumumkan pemangkasan 35.000 tenaga kerja, pemotongan anggaran senilai US$4,5 miliar pada biaya operasional dan US$100 miliar dari aset yang membebani.

Langkah-langkah yang ditempuh antara lain dengan mengefisiensi bisnis di Amerika Serikat dan kawasan Eropa serta bisnis bank investasi, walaupun sejak pandemi virus corona merebak manajemen HSBC berjanji akan menghentikan pemangkasan karyawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan akuisisi hsbc

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top