Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNI Syariah Rayakan Hari Jadi Ke-10, Ini Pencapaiannya

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan selama 10 tahun menjadi bank umum syariah, perseroan telah menjadi bank pilihan masyarakat.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  10:52 WIB
Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, menyampaikan paparan kinerja semester I/2018 di Jakarta, Kamis (26/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, menyampaikan paparan kinerja semester I/2018 di Jakarta, Kamis (26/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank BNI Syariah merayakan puncak hari jadi ke-10 yang dilakukan secara virtual dengan tema "1 Dekade Berhasanah".

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan selama 10 tahun menjadi bank umum syariah, perseroan telah menjadi bank pilihan masyarakat. BNI Syariah lahir pada April 2000 dengan status unit usaha syariah dan membuka cabang pertama pada 29 April 2000.

Tepat 10 tahun lalu, BNI Syariah resmi beroperasi sebagai bank umum syariah berkat dukungan dan kepercayaan masyarakat untuk terus maju menjadi bank unggul.  

Selama satu dekade perjalanannya, BNI Syariah telah naik pada kuartal I/2020 menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 3 setelah entitas induk yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menyuntikkan modal senilai Rp225 miliar.

Pada periode tersebut, BNI Syariah juga memperoleh kenaikan laba sebesar Rp214 miliar  atau naik 58% dibandingkan periode sama tahun sebelunnya yang hanya sebesar Rp135,35 miliar.

"Kami juga memiliki yang elektronik pertama yang dimiliki perbankan yaitu khasanahku, kemudian bisa membuka rekening online, dan serangkaian prestasi yang telah diakui berbagai lembaga," katanya dalam perayaan milad ke-10 yang digelar secara virtual, Jumat (19/6/2020).

Melalui video konferensi, Komisaris Utama BNI Syariah Fero Poerbonegoro mengatakan pada hakikatnya BNI Syariah lahir pada 20 tahun yang lalu yakni tepatnya 29 April 2000. Selama 10 tahun pertama, BNI Syariah masih berada dalam asuhan induk berbentuk unit usaha syariah. Selama periode tersebut, BNI Syariah tumbuh semakin besar.

Pada tahun ke-10, yakni 19 Juni 2010, BNI Syariah melakukan spin off menjadi Bank Umum Syariah (BUS).

"Keputusan tersebut benar dan berbuah manis, kini kita peringai 10 tahun BNI Syariah yang telah membuktikan pesan yang disampaikan induk bahwa harus bersaing dan tumbuh besar," katanya.

Menurutnya, BNI Syariah telah menoreh sejumlah pencapaian selama 10 tahun berbentuk BUS yakni membukukan aset sebesar Rp50 triliun pada posisi akhir 2019 dari sebelumnya hanya Rp6,3 triliun pada 2010. Kemudian, BNI Syariah juga memperoleh laba Rp603 miliar pada 2019 dari sebelumnya Rp37 miliar pada 2010.

Dari sisi jaringan, BNI Syariah juga tumbuh semakin besar. Semula, BNI Syariah memiliki 60 outlet dan saat ini menjadi 308 outlet. Dari semula 888 pegawai pada 2010 menjadi 5.723 pegawai pada 2019.

"Harapan kita ke depan BNI akan tumbuh semakin besar dan makin sehat serta makin meningkatkan layanan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah perbankan bni syariah
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top