Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemain Lokal Harus Siap Hadapi WhatsApp Pay

Rudiantara menilai kompetisi layanan pembayaran digital dii dalam negeri tidak hanya pada taraf nasional namun harus siap bersaing pemain global pada layanan serupa, apabila WhatsApp Pay hadir di Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  21:50 WIB
Fitur pembayaran dan kirim uang sudah tersedia bagi pengguna WhatsApp di Brazil mulai 15 Juni 2002. /Antara - WhatsApp
Fitur pembayaran dan kirim uang sudah tersedia bagi pengguna WhatsApp di Brazil mulai 15 Juni 2002. /Antara - WhatsApp

Bisnis.com, JAKARTA - WhatsApp Pay besutan Whatsapp, diperkirakan menjadi pesaing berat bagi para pelaku bisnis di sektor pembayaran digital Indonesia.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Kabinet Kerja 2014-2018 Rudiantara, aplikasi pembayaran digital milik WhatsApp tersebut akan membuat perusahaan serupa di dalam negeri menghadapi persaingan yang lebih luas. Pasalnya, WhatsApp Pay merupakan perusahaan internasional yang telah memiliki jaringan global.

Untuk itu dia mengharapkan pelaku bisnis di  Indonesia harus siap bersaing dengan pemain global pada layanan serupa.

"Kompetisi bukan Gopay, LinkAja, tapi dengan global. Karena itu, kita harus segera mempromosikan Indonesia, karena pemainnya banyak, misalnya WhatsApp ditambah fitur pembayaran," ujar Rudiantara seperti dikutip dari Antara, Selasa (23/6/2020).

Kehadiran fitur pembayaran pada WhatsApp, menurut profesional di bidang telekomunikasi itu, akan membuat pengguna lebih nyaman. Terlebih hampir setiap orang di Indonesia menggunakan WhatsApp.

"Ancaman itu terbesar dari WhatsApp, Facebook. Pengguna WhatsApp lebih besar di Indonesia. Sebagai investor kan diperhitungkan jumlahnya di situ," kata Rudiantara.

Lebih lanjut, dia mengatakan peningkatan skala ekonomi Indonesia menjadi cara untuk bersaing dengan pemain global. Dia juga mengomentari rumor merger OVO dan DANA menjadi strategi yang tepat.

"Kalau menurut saya strateginya tepat untuk konsolidasi, jadi bukan hanya operator konsolidasi, tapi juga platform, kalau yang satu efisiensi, yang satu untuk menjaga pasar, banyak perkembangan di luar infrastruktur," ujarnya,

Facebook mulai mengintegrasikan fitur pembayaran di WhatsApp, yang memungkinkan pengguna membayar tagihan, mengirim uang, atau bertransaksi langsung dari aplikasi pesan singkat terpopuler di dunia itu, dengan menghadirkannya bagi pengguna di Brazil pekan lalu.

Di Brazil, WhatsApp mendukung kartu debit atau kredit dari Banco do Brasil, Nubank, dan Sicredi di jaringan Visa dan Mastercard dan bekerja sama dengan Cielo, pemroses pembayaran terkemuka di negara itu.

Dengan fitur tersebut orang akan dapat mengirim uang dengan aman atau melakukan pembelian dari bisnis lokal tanpa meninggalkan obrolan mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

whatsapp uang digital fintech

Sumber : Antara

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top