Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Faspay Rilis Fitur QRIS Dorong Transaksi Nontunai UMKM

Penyedia Layanan Sistem Pembayaran daring, Faspay (PT. Media Indonusa) merilis fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  01:00 WIB
QR Code Indonesian Standard atau QRIS. - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi
QR Code Indonesian Standard atau QRIS. - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA — Penyedia Layanan Sistem Pembayaran daring, Faspay (PT. Media Indonusa) merilis fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan transaksi nontunai.

Melalui peluncuran fitur QRIS, Eddy Tju, CEO Faspay menyatakan bahwa fitur tersebut siap digunakan oleh setiap pelaku bisnis yang terhubung dengan layanan Faspay mulai dari Selasa, 23 Juni 2020.

“Layanan ini dihadirkan melalui kerjasama antara Faspay dengan channel pembayaran ShopeePay QRIS, yang akan memudahkan setiap pelaku bisnis untuk menerima pembayaran non-tunai dari seluruh masyarakat serta untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan ekonomi Indonesia,” ungkapnya lewat rilis resminya, Selasa, (23/4)

Untuk diketahui, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standar QR Code pembayaran dari Bank Indonesia dimana melalui satu QR Code QRIS, setiap masyarakat dapat melakukan pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet elektronik hingga mobile banking.

Setelah dirilis pada hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019 lalu, implementasi QRIS telah berlaku efektif di seluruh Indonesia per 1 Januari 2020.

“Sejalan dengan hal tersebut, Faspay menghadirkan fitur QRIS yang akan membantu pelaku bisnis menerima pembayaran online secara lebih cepat dimana melalui satu QR Code QRIS, pelaku bisnis dapat menerima pembayaran online melalui berbagai dompet elektronik, seperti ShopeePay, OVO, LinkAja, dan DANA,” jelasnya.

Menurutnya, Fitur QRIS akan memberikan keuntungan baik untuk pelanggan maupun pemilik bisnis. Para pelanggan dapat melakukan pembayaran secara lebih fleksibel, sesuai dengan sumber dana pada dompet elektronik mereka dan dapat membayar dengan lebih mudah dengan cara memindai (scan) dan bayar.

“Sementara itu, dari sisi pelaku bisnis juga akan diuntungkan karena dapat berpotensi meningkatkan keuntungan dengan bertambahnya satu jenis channel pembayaran terbaru," jelasnya.

Selain berbagai kemudahan bagi pelanggan maupun pemilik bisnis, beberapa keuntungan lainnya dengan menggunakan QRIS adalah dari sisi biaya yang telah distandarisasi oleh Bank Indonesia yang lebih rendah daripada biaya transaksi channel pembayaran online lainnya yang tersedia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sistem pembayaran Transaksi Nontunai
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top