Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Pekerjaan Rumah Bukopin Setelah Kookmin Jadi Pengendali

Kookmin Bank saat ini sedang memproses untuk menjadi pemegang saham pengendali Bukopin dan menempatkan dana setara Rp2,8 triliun. Namun, tugas Bukopin tidak selesai sampai di sini.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  19:07 WIB
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk. (BBKP) Rivan A. Purwantono (tengah) berbincang dengan Direktur Jong Hwan Han (kiri) dan Direktur Adhi Brahmantya seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPPST) di Jakarta, Kamis (18/6). RUPST tersebut menyetujui pengangkatan Rivan A. Purwantono sebagai Direktur Utama menggantikan Eko Rachmansyah Gindo. Bisnis - Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk. (BBKP) Rivan A. Purwantono (tengah) berbincang dengan Direktur Jong Hwan Han (kiri) dan Direktur Adhi Brahmantya seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPPST) di Jakarta, Kamis (18/6). RUPST tersebut menyetujui pengangkatan Rivan A. Purwantono sebagai Direktur Utama menggantikan Eko Rachmansyah Gindo. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk. telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk Penawaran Umum Terbatas (PUT) V pada Selasa (30/6/2020).

Kedua pemegang saham utama, yaitu PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank Co. Ltd. menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan seluruh haknya dalam PUT V.

Dalam PUT ini, Kookmin Bank bertindak sebagai Pembeli Siaga yang akan mengambil seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan haknya oleh pemegang saham lainnya, hal ini sesuai dengan rencana Kookmin Bank menjadi Pemegang Saham Pengendali Bank Bukopin.

Selain itu, hingga 10 Juni 2020 Kookmin Bank telah merealisasikan komitmennya untuk menjadi PSP Bank Bukopin dengan penempatan dana senilai US$200 juta.

Chief Economist Bank BNI Ryan Kiryanto mengatakan dengan masuknya Kookmin sebagai strategic investor di Bukopin dan membawa dana segar senilai US$200 juta serta komitmen dari Bosowa, dia menilai masalah likuiditas perseroan sudah mendapatkan solusi.

Namun, hal ini bukan berarti pekerjaan Bank Bukopin telah selesai.

"Belum selesai [tugasnya], dengan masuknya Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali, manajemen Bukopin, termasuk komisaris dan direksi mempunyai kewajiban profesional," ujarnya dalam diskusi Kesehatan Bank dan Isu Politik di Tengah Pandemi, Kamis (2/7/2020).

Ryan menyebutkan kewajiban tersebut yaitu menggunakan dana yang telah masuk secara optimal sehingga kinerja Bukopin bisa lebih baik ke depannya.

Dia pun meyakini tim manajemen yang baru merupakan starting point untuk memperbaiki kinerja Bukopin menjadi lebih baik dan sustainable. Pada RUPST tahun buku 2019, disetuji pengangkatan Rivan Achmad Purwantono sebagai direktur utama.

"Bukopin juga menerima technical assistance dari BRI juga posisi Kookmin di Korsel luar biasa, sudah listed juga di New York Exchange. Ini tentunya menjadi hal positif bagi Bukopin," jelas Ryan.

Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan hal senada. Dia melihat perkembangan mengenai rencana penguatan modal Bukopin dengan komitmen pemegang saham utamanya, yaitu Bosowa dan Kookmin Bank.

Piter pun optimistis kinerja Bukopin akan membaik dan kepercayaan masyarakat akan kembali. Penarikan dana masyarakat yang saat ini sedang berlangsung pun juga diyakini bakal mereda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bukopin bank bukopin Kookmin Bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top