Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Marak Jual Beli Tabungan Ilegal, BCA Pastikan Sistemnya Aman

Hal ini sehubungan dengan informasi yang beredar isu ramai jual-beli rekening bank-bank besar di e-commerce. Manajemen BCA menyebutkan keamanan merupakan salah satu faktor utama yang menjadi prioritas perseroan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  14:59 WIB
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. memastikan pengamanan seluruh sistem informasi dan data sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Hal ini sehubungan dengan informasi yang beredar isu ramai jual-beli rekening bank-bank besar di e-commerce. Manajemen BCA menyebutkan keamanan merupakan salah satu faktor utama yang menjadi prioritas perseroan.

"BCA pun berkomitmen tinggi untuk melakukan pemutakhiran dan menjaga security system dalam aktivitas operasional bisnis yang kami lakukan," kata manajemen BCA dalam keterangannya kepada Bisnis, Senin (6/7/2020).

BCA pun akan konsisten berkomitmen menjaga dan mengawasi penggunaannya agar sistem keuangan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku dan memberi keamananan dan pelayanan optimal bagi seluruh masyarakat.

Manajemen berharap nasabah dapat berkonsultasi kepada perseroan jika menemukan atau membutuhkan informasi terkait dengan kelegalan produk tabungannya saat ini.

"Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi contact center Halo BCA melalui, aplikasi pesan singkat, akun media sosial resmi, atau webchat di website resmi BCA," sebut manajemen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca perbankan rekening
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top