Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gara-Gara Pandemi, Pembiayaan Kendaraan Bekas Jadi Moncer

Pembiayaan sepeda motor bekas pada April 2020 tercatat sebesar Rp23,23 triliun, naik 3,97% secara month to month (mtm) dibandingkan dengan periode Maret 2020 yang berjumlah Rp22,35 triliun.
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6/5). Sebanyak 899 perusahaan di DKI Jakarta masih melanggar aturan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dari jumlah tersebut, sebanyak 153 perusahaan yang melanggar dihentikan sementara operasionalnya. BISNIS.COM
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6/5). Sebanyak 899 perusahaan di DKI Jakarta masih melanggar aturan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dari jumlah tersebut, sebanyak 153 perusahaan yang melanggar dihentikan sementara operasionalnya. BISNIS.COM

Permintaan Kredit Motor Bekas vs Baru

Pembiayaan sepeda motor bekas pada April 2020 tercatat sebesar Rp23,23 triliun, naik 3,97% secara month to month (mtm) dibandingkan dengan periode Maret 2020 yang berjumlah Rp22,35 triliun.

Bulan berikutnya, kenaikan ini berlanjut kepada tren kenaikan yang lebih tinggi, yakni sebanyak 6,3% (mtm) karena pada Mei 2020 realisasi kredit motor bekas mencapai Rp24,7 triliun.

Secara tahunan, pembiayaan motor bekas pada Mei 2020 ini juga mengalami pertumbuhan 17,5% (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan periode Mei 2019. Pada periode tersebut, kredit kendaraan roda dua bekas hanya menyentuh angka Rp21,01 triliun.

Sebaliknya, pembiayaan kendaraan roda dua baru, tercatat turun sebesar 4,04% (mtm) karena realisasinya berada di angka Rp83,9 triliun pada Maret 2020 ke angka Rp80,51 triliun pada April 2020.

Terkini, pembiayaan motor baru pun turun lagi secara bulanan mencapai 6,7% (mtm) karena pada Mei 2020 hanya mencapai Rp75,09 triliun. Serta turun 6,9% (yoy) daripada Mei 2019 yang membukukan pembiayaan Rp80,68 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Aziz Rahardyan
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper