Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rahasia Pandu Sjahrir, Ponakan Luhut, Sukses Investasi di Lantai Bursa

Menurut Pandu, hal yang paling mendasar untuk bisa sukses dalam perdagangan pasar modal, adalah mampu menabung dan investasi secara konsisten. Hal itu dia sampaikan dalam acara webinar bertajuk Future Financial Festival 2020, Sabtu (25/7/2020).
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 25 Juli 2020  |  14:10 WIB
Karyawan melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (9/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (9/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARA - Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir, yang juga merupakan keponakan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan, mengungkapkan rahasia untuk sukses berinvestasi di pasar modal. 

Menurut Pandu, hal yang paling mendasar untuk bisa sukses dalam perdagangan pasar modal, adalah mampu menabung dan investasi secara konsisten. Hal itu dia sampaikan dalam acara webinar bertajuk Future Financial Festival 2020, Sabtu (25/7/2020).

Dia bercerita, sejak mulai bekerja di usia 20-an, penghasilannya tidak dia habiskan untuk membeli mobil maupun aset aset konsumtif lainnya, melainkan ditabung dan dan diinvestasikan. 

"Semua uang saya pakai tabung investasi di pasar modal atau perusahaan teknologi," ujarnya. 

Pandu menambahkan, selama ini pengalamannnya berinvestasi di pasar modal memberikan imbal hasil yang cukup baik. Apalagi dia banyak membeli saham berfundamental baik dan yang likuid. 

"Pengalaman saya sendiri berinvestasi di pasar modal enggak jelek-jelek sekali, apalagi di saham blueschip," katanya. 

Mengenai investasi di pasar modal, Pandu menekankan, pasti akan mengalami fase naik dan turun. Akan tetapi, menurutnya, untuk jangka panjang investasi di pasar modal akan meningkat seperti halnya dalam 10 tahun terakhir. 

Tips berikutnya dari Pandu yakni sebelum berinvestasi di pasar modal, calon investor harus memilih saham-saham perusahaan yang baik serta mempertimbangkan prospeknya di waktu yang datang, alih-alih menjadi investor spekulan. 

"Kalau naik turun, itu pasti, bagian dari hiduplah. Kalau mikir 10 tahun, misalnya masukin sekitar Rp100.000 saya rasa akan naiklah 10 tahun dari sekarang. Kita belajar menilai suatu perseroan bagaimana ke depannya. Kalau gagal ya lumrah. Kita kerap overanalysis jadi paralyzed. Kalau masuk ke pasar modal, just buy the very good companies-lah. Spekulasi ada, tapi tetap pegang core stocks," paparnya.

Sebagai informasi, Pandu diangkat menjadi komisaris BEI pada 20 Juni lalu dan akan menjabat hingga 2023. Pandu merupakan anak kandung dari ekonomi Dr Sjahrir sekaligus keponakan Menteri Koordinasi Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan.

Pandu memang punya visi untuk menarik perusahaan startup dan teknologi untuk masuk bursa saham. Pandu yang menjabat posisi komisaris di Gojek dan SEA Group Indonesia mencontohkan kesuksesan SEA Ltd, perusahaan induk Garena dan Shopee.

SEA sukses melantai di bursa saham New York pada 2017 dan saat ini kapitalisasi pasarnya mencapai lebih dari US$54 miliar atau sekitar Rp789 triliun. Jumlah itu setara 13 persen total kapitalisasi pasar indeks harga saham gabungan (IHSG).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bei perencanaan keuangan Luhut Pandjaitan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top