Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Postingan Viral Jouska: dari Biaya Persalinan Rp88 Juta hingga Ngopi Rp47 Juta

Admin juga sering memposting kasus-kasus keuangan yang dialami klien dan perhitungan keuangan yang membuat banyak masyarakat sadar akan pentingnya merencanakan keuangan, tetapi di sisi lain juga sering memunculkan perdebatan hingga menjadi viral.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 25 Juli 2020  |  18:17 WIB
Tangkapan layar akun resmi Jouska Indonesia di laman Instagram, Jumat (24/7 - 2020).
Tangkapan layar akun resmi Jouska Indonesia di laman Instagram, Jumat (24/7 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA – PT Jouska Financial Indonesia menjadi salah satu perusahaan perencana keuangan yang sering viral dan menyita perhatian warganet.

Sebelum mencuatnya kasus pelaporan klien yang mengalami kerugian investasi saham, Jouska juga sudah cukup dikenal karena postingan-postingan di instagramnya yang menuai kontroversi.

Minjou atau admin jouska yang mengelola akun instagram @jouska_id ini memang terbilang cukup aktif memperbarui berbagai informasi di instagram. Mereka acap kali membahas seluk-beluk financial sehingga membuat para pengikutnya lebih melek literasi.

Admin juga sering memposting kasus-kasus keuangan yang dialami klien dan perhitungan keuangan yang membuat banyak masyarakat sadar akan pentingnya merencanakan keuangan, tetapi di sisi lain juga sering memunculkan perdebatan hingga menjadi viral.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa postingan Minjou yang viral dan menjadi perdebatan warganet

1. Total Biaya Persalinan dan Perawatan Bayi Rp166 juta

Pada pertengahan Juni kemarin, akun @jouska_id memposting estimasi biaya melahiran dan perawatan anak di satu tahun pertama yang mencapai Rp166 juta. Postingan tersebut langsung mendapatkan respon dari warganet karena dinilai menakut-nakuti orang untuk punya anak.

Dari postingan tersebut, yang paling menyita perhatian adalah ketika akun @jouska_id menyebutkan biaya persalinan yang mencapai Rp88 juta, biaya imunisasi dan vaksin sebesar Rp18,2 juta dan biaya-biaya lainnya Rp11,2 juta.

Banyak warganet yang menilai angka tersebut terlalu dibesar-besarkan tetapi ada juga yang menganggap bahwa total tersebut cukup masuk akal.

2. Biaya Masuk TK Puluhan Juta

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu, akun instagram @jouska_id juga pernah membeberkan sejumlah biaya masuk dan biaya bulanan di beberapa TK di Jakarta untuk tahun ajaran 2020 yang mencapai jutaan hingga puluhan juta.

Postingan tersebut cukup membuat hebot warganet. Banyak yang menganggap postingan tersebut untuk memotivasi para orang tua agar lebih dapat mengatur dan merencanakan keuangan untuk sekolah anak, tetapi tidak sedikit juga yang menganggap bahwa postingan tersebut terlalu menakut-nakuti dan membuat cemas orang tua.

3. Kasus Klien Habiskan Rp47 juta untuk Ngopi

Pada Februari 2018, Jouska melalui admin @jouska_id sempat memposting kasus dari kliennya yang masih single berusia 30 tahun dengan gaji Rp27 juta per bulan. Namun sang klien memiliki pengeluaran yang besar, bahkan untuk kopi saja, klien tersebut bisa menghabiskan hingga Rp47 juta.

"Kemarin baca case klien . 30 th. Single. Gajinya 27jt/bln. Karena dia ga punya saving sama sekali, maka terpaksa kita audit tagihan kartu kreditnya selama 2017. Dari 4 kartu kredit yg dia punya, selama setahun, ternyata di gesek di coffee shop Starbucks, Anomali , sebut semuanya deh... In total 47,650,900 dlm setahun,” tulis akun @jouska_id

Shocking? Yes!! ini belum termasuk beli kopi via Go Food ya. Kok bisa? Iyalah, kadang belinya americano, kadang latte. Kadang cold brew, kadang manual brew. Kadang pake croissant, kadang brunch. Kadang sehari 1x, kadang 3x,” lanjutnya.

"Kadang habis 50,000, kadang 120,000. Bahkan ada yg sekali ngopi + brunch habis 400,000++. Kadang beli buat sendiri, kadang bayarin partner meeting,” tutup @jouska_id

Kisah tersebut makin viral ketika diunggah kembali oleh salah satu akun di Twitter yang kemudian menjadi perbincangan para warganet. Sebab, kasus tersebut nyatanya banyak dirasakan oleh para kelompok milenial yang punya gaji besar tetapi tidak memiliki tabungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

media sosial Jouska
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top