Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Unit Syariah Bank Nagari Cetak Laba Rp21,13 Miliar

Pembiayaan yang telah disalurkan sepanjang semester I/2020 naik tipis menjadi Rp1,53 triliun dari posisi akhir Desember 2019.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  13:55 WIB
Kantor pusat Bank Nagari di Padang Sumatra Barat - banknagari.co.id
Kantor pusat Bank Nagari di Padang Sumatra Barat - banknagari.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Unit Usaha Syariah PT BPD Sumatra Barat atau Bank Nagari mencetak laba bersih tahun berjalan senilai Rp21,13 miliar hingga 30 Juni 2020.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Senin (27/7/2020), perolehan laba bersih tersebut turun 38,95 persen dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp34,61 miliar.

Penurunan laba bersih disumbang dari menurunnya pendapatan setelah distribusi bagi hasil dari Rp54,21 miliar pada semester I/2019 menjadi Rp41,11 miliar pada semester I/2020.

Laba non-operasional juga menurun dari Rp1,11 miliar pada semester I/2019 menjadi RpRp832 juta pada semester I/2020.

Pembiayaan yang telah disalurkan sepanjang semester I/2020 naik tipis menjadi Rp1,53 triliun dari posisi akhir Desember 2019. Kenaikan penyaluran pembiayaan berasal dari pembiayaan bagi hasil yang naik dari Rp205,79 miliar per Desember 2019 menjadi Rp232,95 miliar per 30 Juni 2020.

Sementara dana simpanan wadiah naik dari Rp36,25 miliar per 31 Desember menjadi Rp36,47 miliar per 30 Juni 2020. Begitu pula, dana investasi non-profit sharing naik dari Rp1,50 triliun per 31 Desember 2019 menjadi Rp1,65 triliun per 30 Juni 2020.

Dari sisi rasio keuangan, pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) gros naik dari 2,37 persen pada semester I/2019 menjadi 2,79 persen pada semester I/2020.

Porsi pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif sebesar 2,47 persen pada paruh pertama tahun ini.

Selanjutnya, rasio return on asset (ROA) turun dari 2,33 persen menjadi 1,13 persen. Finance to deposit ratio (FDR) ada di level 90,90 persen, dari posisi sebelumnya di 121,56 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd bank nagari unit usaha syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top