Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BTN Bidik Porsi Dana Murah 45 Persen pada Akhir Tahun

Pada Juni, DPK BTN terpantau naik 2,99 persen yoy dari Rp219,76 triliun menjadi Rp226,32 triliun.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  20:09 WIB
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menjaga porsi dana murah di level 45 persen pada akhir tahun.

Direktur Distribution and Retail Funding BTN Jasmin menyebutkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan dana murah kembali membaik pada Juni, setelah per Mei 2020 tumbuh 1,67 persen. Pada saat yang sama, rasio dana murah masih terus dipertahankan pada level 42,4 persen.

Pada Juni, DPK BTN terpantau naik 2,99 persen yoy dari Rp219,76 triliun menjadi Rp226,32 triliun. Pertumbuhan tersebut disumbang peningkatan perolehan giro sebesar 13 persen yoy dari Rp52,88 triliun pada menjadi Rp59,75 triliun di kuartal II/2020.

Dengan peningkatan giro tersebut, Bank BTN mencatatkan kenaikan dana murah (Current Account Savings Account/CASA) sebesar 3,75 persen yoy dari Rp92,83 triliun menjadi Rp96,32 triliun per semester I/2020.

Perseroan juga mendapat keuntungan lain dari peningkatan transaksi dari perputaran dana murah tersebut dan di sisi lain penurunan beban bunga dana simpanan berjangka.

"Hingga akhir tahun akan kami dorong rasio dana murah ke posisi hingga 45 persen. Kami akan push penggunaan mobile banking dan setiap nasabah yang membuka rekening baik tabungan maupun KPR sudah wajib aktivasi mobile banking," katanya, Selasa (4/8/2020).

Dari nasabah korporasi, Jasmin mengatakan perseroan maksimal beberapa program seperti gratis biaya transkasi kliring, RTGS, dan lain-lain.

BTN juga fokus untuk giro kelembagaan seperti instansi pemerintah yang selama ini belum maksimal lewat akuisisi satuan kerja.

"Kami juga garap giro BUMN beserta anak perusahaannya. Ke depan kami juga mulai garap kawasan industri seperti di Jababeka, Cilegon, MM2100 cibitung, Karawang, Rungkut Surabaya dan Gresik. Ini pun pundi CASA," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn dpk dana murah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top