Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Berita Populer Finansial, Pertumbuhan Kredit Membaik pada Juli 2020 dan Rasio Kredit Bermasalah Juni 3,11 Persen

Berita pertumbuhan kredit bank membaik pada Juli 2020 jadi berita terpopuler kanal Finansial hari ini, Rabu (5/08/2020).
Laras Devi Rachmawati
Laras Devi Rachmawati - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  16:00 WIB
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

1. Pertumbuhan Kredit Bank Membaik pada Juli 2020

Penyaluran kredit industri perbankan mulai membaik pada Juli 2020 dengan pertumbuhan 2,27 persen setelah bulan sebelumnya mencapai titik terendah yang hanya tumbuh 1,49 persen.

Adapun lebih rinci, angka pertumbuhan penyaluran kredit tersebut terhitung per 23 Juli 2020 dengan nilai Rp5.576 triliun.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Ramai Isu Kredit Fiktif, Bank Banten (BEKS) Buka Suara

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. menampik tudingan kredit fiktif senilai Rp150 miliar yang terdapat di perseroan tersebut. Pasalnya, semua laporan keuangan Bank Banten diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) perseroan setiap tahunnya mengalami perbaikan. Rasio kredit bermasalah Bank Banten pada 2019 terus membaik seiring dengan penurunan portofolio kredit UMKM.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Pembiayaan Bermasalah Multifinance Tembus 5,1 Persen, Tertinggi dalam 5 Tahun

Tingkat non-performing financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah pada kuartal II 2020 tercatat sebesar 5,1 persen. Angka tersebut menjadi catatan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 membawa dampak besar bagi industri jasa keuangan, salah satunya bagi industri pembiayaan. Salah satu dampak terbesar adalah peningkatan rasio NPF.

Baca berita selengkapnya di sini.

4. Realistis, Adira Finance Perkirakan Pembiayaan Turun Hingga 50 Persen dari 2019

PT Adira Dinamika Multi Finance. Tbk (Adira Finance) mencoba realistis dengan merevisi target penyaluran pembiayaannya, dengan proyeksi turun hingga 45% dibandingkan tahun 2019.

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menjelaskan hal ini disebabkan tiga hal yang berpengaruh besar terhadap pembiayaan kendaraan bermotor, yang merupakan lini bisnis utama Adira Finance. Ketiganya yakni perkembangan ekonomi, perkembangan industri otomotif, serta perkembangan pandemi Covid-19 beserta kebijakan pemerintah terkait yang bisa mempengaruhi daya beli masyarakat.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Rasio Kredit Bermasalah Juni 3,11 Persen, Bank Tertolong Kenaikan Modal

Walaupun rasio kredit bermasalah meningkat pada Juni 2020, tetapi bank tertolong dengan peningkatan rasio kecukupan modal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada Maret 2020, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) perbankan mencapai 2,79 persen. Sementara itu, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) pada periode tersebut mencapai 21,72 persen.

Baca berita selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Berita Terpopuler
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top