Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai Landai, BNI Syariah Restrukturisasi Rp177 Miliar per Agustus

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto mengatakan puncak tertinggi restrukturisasi pembiayaan terjadi pada Mei.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 29 September 2020  |  12:29 WIB
Karyawan menghitung uang rupiah di Kantor Bank BNI Syariah di Jakarta, Senin (24/2 - 2020)
Karyawan menghitung uang rupiah di Kantor Bank BNI Syariah di Jakarta, Senin (24/2 - 2020)

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan menyebut restrukturisasi kredit perbankan mulai melandai pada Juni 2020. Hingga 7 September 2020, realisasi kredit perbankan telah mencapai Rp884,5 triliun dari 7,38 juta debitur.

Kondisi serupa juga terjadi di PT Bank BNI Syariah yang mencatat restrukturisasi pembiayaan mulai melandai sejak Juli 2020. Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto mengatakan puncak tertinggi restrukturisasi pembiayaan terjadi pada Mei.

Pada masa puncak, restrukturisasi pembiayaan dapat mencapai Rp3,5 triliun setiap bulan. Namun, kondisi mulai membaik seiring dengan pemulihan ekonomi pada masa normal baru.

"Beberapa bulan ke belakang, Juli, Agustus, September, terjadi perbaikan. Jumlah nasabah yang mengajukan restrukturisasi turun signifikan," katanya dalam webinar, Selasa (29/9/2020).

Wahyu mencatat permohonan restrukturisasi mulai turun sejak Juli seiring dengan masa normal baru, sampai dengan saat ini. Kondisi itu tercermin dari restrukturisasi pembiayaan pada Agustus 2020 yang hanya Rp177 miliar.

Dari situ, dia melihat masyarakat terdampak covid-19 mulai berkurang sejalan dengan pemulihan ekonomi yang mulai berjalan. Masyarakat mulai kembali menjalankan usahanya, meski masih terbatas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bni syariah restrukturisasi utang
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top