Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mau Ajukan Pinjaman di BTN? Cek Dulu Suku Bunga Dasar Kreditnya!

SBDK digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang dikenakan oleh bank kepada nasabah.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  09:41 WIB
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menetapkan suku bunga dasar kredit (SBDK) terbaru per 30 Septemebr 2020.

Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan pada Harian Bisnis Indonesia Kamis (1/10/2020), SBDK tersebut terbagi atas kredit korporasi sebesar 10,25 persen, kredit ritel 10,25 persen, kredit konsumsi KPR 10,5 persen, dan kredit konsumsi nonKPR 11,5 persen.

SBDK tersebut digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang dikenakan oleh bank kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yag besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur.

Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Dalam kredit konsumsi nonKPR tidak termasuk penyaluran dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan (KTA).

Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor bank dan atau website bank.

Kredit KorporasiKredit RetailKredit MikroKredit Konsumsi
KPRNon KPR
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)10.25%10.25%n/a10.50%11.50%

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn bunga kredit sbdk
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top