Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Gagal Karena Efek Pandemi, LPS Tangani 7 BPR

Menurut Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, jumlah tersebut masih dalam kategori normal. Dia beralasan pada tahun lalu LPS juga menangani bank dengan jumlah yang hampir sama sehingga secara tren, belum ada peningkatan jumlah kasus bank gagal.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  14:10 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa. Istimewa
Purbaya Yudhi Sadewa. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan menyatakan hingga saat ini sudah ada sekitar tujuh bank skala kecil dari kelompok bank perkreditan rakyat (BPR) yang masuk kategori gagal terdampak pandemi Covid-19.

Namun, menurut Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, jumlah tersebut masih dalam kategori normal. Dia beralasan pada tahun lalu LPS juga menangani bank dengan jumlah yang hampir sama sehingga secara tren, belum ada peningkatan jumlah kasus bank gagal.

Selain itu, dia juga menekankan bahwa skala bank yang ditangani LPS tersebut masih tergolong kecil sehingga belum terbilang membahayakan. Meski demikian, Purbaya tidak memerinici bank yang dimaksud.

"Memang sudah ada bank-bank kecil yang masuk ke LPS. Mungkin mendekati 6-7 bank, BPR kecil. Tapi ini belum pada level yang membahayakan karena biasanya kami juga menerima 6-7 bank BPR yang harus kami tangani. Jadi walaupun ada yang gagal, tapi ini masih dalam batas yang normal," paparnya seperti dikutip dari video jumpa pers bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan bahwa pihaknya akan terus mewaspadai dan mempersiapkan diri jika di waktu yang akan datang ditemukan kembali bank yang gagal.

"Jadi tekanan di bidang finansial memang meningkat, tapi belum pada level yang membahayakan atau pada tingkat yang tidak dapat dikendalikan pada saat ini," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bpr lps bank gagal
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top