Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Stimulus BPUM dan Kartu Prakerja, Nasabah BRI dan BNI Bertambah Berapa?

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. mencatat ada penambahan jumlah nasabah di BRI dengan adanya program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 November 2020  |  17:29 WIB
Gedung BNI di Jakarta - dokumen BNI
Gedung BNI di Jakarta - dokumen BNI

Bisnis.com, JAKARTA - Penyaluran dana bantuan sosial sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional yang terdampak akibat Covid-19, turut mendorong penambahan jumlah nasabah baru bank.

Misalnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. mencatat ada penambahan jumlah nasabah di BRI dengan adanya program pemulihan ekonomi nasional (PEN). 

"Dengan mengimplementasikan program PEN terjadi penambahan jumlah nasabah di BRI, yaitu lebih dari 4 juta nasabah dari program BPUM dan dari KUR Super Mikro terjadi peningkatan jumlah nasabah sebanyak lebih dari 580.000 nasabah," terang Corporate Secretary Bank BRI Aestika Oryza Gunarto, pekan lalu.

BRI memang menjadi salah satu mitra utama pemerintah dalam implementasi program PEN. Sebut saja, BRI menjadi bank yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) yang diluncurkan pada 24 Agustus 2020.

Sampai dengan 31 Oktober 2020, BRI telah menyalurkan bantuan produktif usaha mikro sebesar Rp5,98 triliun kepada 2,4 juta penerima. Adapun, KUR super mikro telah disalurkan sebesar Rp5,2 triliun kepada 589.000 debitur.

Selain BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. juga menjadi bank penyalur program bantuan sosial. BNI ditunjuk menjadi satu-satunya bank penyalur insentif Program Kartu Prakerja.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies tidak menyebut detil penambahan nasabah baru dari program tersebut. Yang pasti, kata dia, perseroan telah dipercaya oleh lebih dari 800.000 peserta Program Prakerja yang penyaluran penerimaan manfaatnya dilakukan melalui BNI.

Peserta Kartu Prakerja akan menerima uang dengan sistem transfer ke rekening BNI usai mengikuti pelatihan. Perseroan berupaya menjembatani Pemerintah dalam penyaluran Kartu Prakerja, yang bisa menjadi salah satu stimulus Pemerintah untuk memberikan maanfaat kepada masyarakat.

"Dan apabila ke depannya terdapat tambahan peserta yang penyaluran penerimaan manfaatnya melalui BNI, kami menganggap itu sebagai bentuk kepercayaan masayarakat (nasabah peserta Kartu Prakerja kepada BNI)," terangnya seperti dikutip Bisnis, Senin (9/11/2020).

Guna menyukseskan program Pemerintah agar Kartu Prakerja dapat cepat diterima di masyarakat, BNI melakukan inisiasi untuk memudahkan peserta Kartu Prakerja memperoleh rekening pembayaran insentif dengan menyediakan e-form/formulir digital, di laman prakerja.go.id. Dengan mengklik logo BNI di laman tersebut, peserta akan diarahkan ke di landing page BNI. Pendaftar tak perlu memiliki saldo saat membuka rekening BNI dan tidak dikenakan biaya pendaftaran alias gratis.

"Kelebihan BNI lainnya adalah peserta bisa menarik tunai insentif di ATM, sehingga ini diharapkan juga dapat menjadi nilai tambah bagi peserta agar memilih manfaat penyaluran penerimaannya melalui BNI," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni perbankan bri kredit usaha rakyat kur
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top