Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI Syariah Salurkan Dana PEN pada 11.492 Nasabah

Direktur Utama BRIsyariah Ngatari menjelaskan penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun, dengan target penyaluran mencapai Rp2 triliun. Hingga akhir bulan November 2020, BRI Syariah telah menyalurkan dana PEN sebesar Rp1,2 triliun kepada 11.492 nasabah.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 November 2020  |  09:19 WIB
Kantor BRIsyariah - brisyariah.co.id
Kantor BRIsyariah - brisyariah.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BRIsyariah Tbk. berkomitmen terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah. Setelah mendapatkan penempatan dana sebesar Rp1 triliun pada bulan September 2020, BRI Syariah telah menyalurkan Rp1,152 triliun.

Direktur Utama BRIsyariah Ngatari menjelaskan penempatan dana pemerintah sebesar Rp1 triliun, dengan target penyaluran mencapai Rp2 triliun. Hingga akhir bulan November 2020, BRI Syariah telah menyalurkan dana PEN sebesar Rp1,2 triliun kepada 11.492 nasabah.

BRI Syariah menyalurkan dana PEN kepada pelaku UMKM, baik produktif maupun perdagangan. "Sekitar 41% persen penerima PEN adalah sektor perdagangan. Misalnya sembako dan alat kesehatan. Sementara sisanya ada di sektor produksi, pertanian, dan jasa,” jelas Ngatari melalui siaran pers yang dikutip Senin (30/11/2020).

Dia menuturkan, BRI Syariah berkomitmen untuk mengalokasikan dana PEN tersebut kepada pelaku UMKM. Hal ini lantaran UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 97% dari total tenaga kerja.

"Strategi kami untuk penyaluran PEN antara lain menggandeng komunitas pelaku usaha mikro yang membutuhkan bantuan modal serta digitalisasi yang akan semakin mempercepat proses pencairan dana melalui beberapa inovasi seperti aplikasi i-Kurma dan Salam Digital," katanya.

i-Kurma adalah aplikasi untuk memproses pengajuan pembiayaan. Aplikasi ini memudahkan tenaga pemasar pembiayaan BRIsyariah untuk memeriksa data calon nasabah karena sudah terhubung secara daring dengan Dukcapil dan OJK sehingga proses keputusan menjadi lebih cepat.

Adanya transformasi digital seperti aplikasi i-Kurma memberikan pertumbuhan aset, DPK, dan pembiayaan BRIsyariah di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, Salam Digital adalah portal pengajuan pembiayaan yang mempermudah akses permohonan nasabah secara cepat dan sesuai prinsip syariah. Salam Digital dapat diakses melalui www.salamdigital.brisyariah.co.id untuk mendapat fasilitas pembiayaan lebih mudah dan cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri syariah pemulihan ekonomi
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top