Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klarifikasi BCA Soal Layar Transaksi ATM Bisa Ditonton Orang

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn menyebutkan kondisi itu terjadi lantaran adanya kerusakan teknis.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  09:05 WIB
Nasabah melakukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (28/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Nasabah melakukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (28/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. menyampaikan permintaan maaf atas informasi viral yang di media sosial mengenai layar anjungan tunai mandiri (ATM) BCA yang bisa ditonton orang lain. 

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn menyebutkan kondisi itu terjadi lantaran adanya kerusakan teknis.

“Sehubungan dengan informasi di sosial media Twitter mengenai tampilan layar ATM yang ada di atas mesin ATM, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” katanya lewat keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Kamis (3/12/2020).

Dia menambahkan, pihak BCA sudah langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Pihak BCA juga segera melakukan perbaikan dan mematikan mesin ATM tersebut untuk sementara waktu.

“Sejak Selasa (02/12) pagi, mesin ATM tersebut sudah kembali normal dan dapat digunakan kembali untuk melakukan transaksi finansial nasabah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hera mengatakan BCA senantiasa melakukan preventive maintenance secara rutin di 17.415 ATM yang tersebar di wilayah Indonesia.

“Kami juga mengapresiasi inisiatif nasabah yang melakukan pelaporan sehingga kami dapat menindaklanjutinya. “

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca perbankan atm bca
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top