Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank BJB (BJBR) Suntik Modal Anak Usaha Rp335 Miliar

PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB) menambah modal entitas anak usaha Bank BJB Syariah guna memenuhi ketentuan modal minimal Rp1 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 26 Desember 2020  |  08:13 WIB
Kantor Bank BJB - bankbjb.co.id
Kantor Bank BJB - bankbjb.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB) menyuntik modal anak usaha, Bank BJB Syariah, sebesar Rp335 miliar. Penambahan modal dilakukan untuk memenuhi ketentuan modal minimum bank sebesar Rp1 triliun.

Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari menyampaikan laporan informasi mengenai penyertaan modal lanjutan kepada anak usaha. Laporan informasi disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 23 Desember 2020. 

Dia menyampaikan pada 23 Desember 2020 telah dilakukan pengefektifan dan setoran modal kepada anak perusahaan Bank BJB, yaitu Bank BJB Syariah sebesar Rp335 miliar. Penyertaan modal tersebut merupakan penyertaan modal lanjutan dari modal dasar Bank BJB Syariah sebesar Rp2 triliun. 

Sehingga dengan penambahan modal tersebut, total modal disetor Bank BJB kepada Bank BJB Syariah sebesar Rp1,83 triliun dengan komposisi kepemilikan sebesar 99,24 persen. 

"Penyertaan modal lanjutan kepada Bank BJB Syariah telah merubah portofolio kepemilikan saham Bank BJB terhadap Bank BJB Syariah meningkat sebesar 0,17 persen dari sebelumnya 99,07 persen menjadi 99,24 persen," terangnya dalam pengumuman di Bursa Efek Indonesia, dikutip Sabtu (26/12/2020).

Sebagaimana diketahui, per 30 September 2020, BJB Syariah memiliki modal inti Rp702,41 miliar. Dengan begitu, perseroan masih perlu tambahan dana sekitar Rp300 miliar agar memenuhi ketentuan modal minimal sebesar Rp1 triliun.

Di sisi lain, BJB Syariah memasang target konservatif terhadap pertumbuhan laba sampai akhir tahun ini maupun tahun depan. BJB Syariah akan lebih fokus meningkatkan pencadangan sebagai langkah antisipasi risiko kredit, dibandingkan mengejar laba.

Sampai dengan kuartal III/2020, laba bersih sebelum pajak BJB Syariah mencapai Rp32 miliar. Manajemen BJB Syariah memperkirakan laba sebelum pajak sampai dengan akhir tahun dapat mencapai sekitar Rp26 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bjb bank bjb syariah
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top